Ngobar Bupati dan Relawan Sahto di Markas Kawulo Alit, Bupati: Penanganan Covid-19, Tulungagung Terbaik di Jatim

CB, TULUNGAGUNG – Enam bulan berlalu, Tulungagung memjadapi ujian berat, yakni wabah Covid-19. Pendemi yang juga dirasakan di seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia itu telah melumpuhkan berbagai sektor. Namun, semua itu, tak membuat surut ratusan relawan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo (Sahto) mengadakan kegiatan temu kangen bersama jagonya (Bupati Maryoto Birowo, red), Jumat malam (25/09), di Markas Kawulo Alit Tulungagung.

Ratusan relawan Sahto ini berbaur, namun mereka tetap disiplin menerapkan jaga jarak serta protokol kesehatan saat acara Ngopi Bareng (Ngobar) bupati-relawan Sahto. Mengingat, sejak dilantiknya Sahto pada 25 September 2018 atau dua tahun lalu, dan dua tahun pula relawan Sahto belum bisa kumpul-kumpul bareng bersama bupati yang ia perjuangkan. Namun, belum terwujudnya kegiatan seperti ini, bisa jadi faktor padat kegiatan pada diri seorang bupati.

”Sudah saya sampaikan pada beliaunya tadi, kegiatan temu kangen relawan Sahto seperti ini bisa diagendakan tiga atau enam bulan sekali. Dan kalau toh ini baru terlaksana, mungkin beliaunya padat kegiatan,” kata Welly Suherman selaku Koordinator Kawulo Alit Kabupaten Tulungagung, kepada Cahaya Baru.

Dan bila temu kangen relawan Sahto dan bupati ini bisa terwujud, lanjut Welly, ini sebuah wujud obat bagi relawan. Pasalnya, menurutnya, rasa kepuasan itu tatkala memperjuangkan seseorang bisa
meraih kesuksessan serta bisa menyambung tali silahturokim kembali, tentunya para relawan ini pun merasa ‘diwongne’ (dihargai perjuangannya, red).

”Dengan agenda Ngobar seperti ini, tentunya mereka sudah merasa diwongne apa-apa yang sudah pernah mereka lakukan dan tentunya kami tidak berharap imbalan uang. Ya kalau memang bisa teragendakan, besar harapan kami di dilaksanakan di lingkup Pendopo Kabupaten itu lebih bagus,” harap Welly.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM pun sangat bangga saat berbaur bersama ratusan relawannya dalam acara Ngobar tersebut. Namun demikian, bupati tetap berharap pada relawannya itu untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah, yakni disiplin dalam protokol kesehatan.

”Saya sangat bangga sekali bisa berada ditengah-tengah kalian seperti ini. Mengingat, situasi kondisi belum memungkinkan dan mohon bisa dimengerti. Semoga pula, kedepannya bisa teragendakan kegiatan Ngobar seperti ini,” jelas Bupati Maryoto pada ratusan relawan Sahto dalam acara Ngobar tersebut.

Mengingat saat ini pemerintah masih berupaya menekan angka penularan wabah Covid-19, lanjut bupati, seyogjanya jaga jarak dan protokol kesehatan tetap dijalankan bagi setiap warga masyarakat. Namun demikian, imbuhnya, angka positif covid di Kabupaten Tulungagung terus semakin menurun dan angka kesembuhan pun semakin meningkat.

”Alhamdulillah di Tulungagung angka
positif covid semakin menurun dan angka kesembuhannya juga cukup tinggi. Dan Perlu dicatat, penangan Covid-19
di Kabupaten Tungagung ini terbaik di Jawa Timur,”paparnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *