Dua Maling Ayam Di Tangkap Tim Anti Bandit Polsek Benowo

CB, Surabaya – Polsek Benowo melalui Tim Anti Bandit (TAB) mengamankan komplotan maling ayam, dua dari empat komplotan tersebut sempat dihajar massa, mereka menjalankan aksinnya dipergudangan Osowilangun, Surabaya.

Pelaku diketahui bernama Sobirin (28) warga Sawahpulo, DKA gang II / 11 RT. 10 RW. 11 Kel. Ujung Kec. Semampir Kota Surabaya, dan Muhammad Usman (29) warga Mangkopalas, Gang Muharam No. 22 Samarinda Kalimantan Timur.

Kapolsek Benowo, AKP Hakim SH,  melalui Kanit Reskrim IPDA Jumeno  Warsito S,H mengatakan peristiwa dugaan pencurian tersebut terjadim, Minggu 4 Oktober 2020, sekira jam 02.30 WIB, di Gudang bahan kimia tepatnya di Jalan Raya Osowilangun No. 103 Surabaya.

“Waktu itu kita mendapati laporan, ada kejadian tindak dugaan pencurian yang terjadi di pergudangan daerah Osowilangun,” ujarnnya.

Mendapati laporan tersebut Tim Anti Bandit yang dipimpin oleh Ipda Jumeno ini langsung bergerak cepat dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).“Saat kita datangi ke lokasi, ternyata sudah ramai warga berkerumun, dan warga sempat meluapkan emosi dengan memukuli pelaku. Namun kondisi tersebut berhasil kita redam,” ujarnnya.

Untuk selanjutnnya sebelum petugas membawannya ke mapolres untuk proses penyelidikan lebih lanjut, keduannya sempat dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk pengobatan.

“Saat keduannya kita introgasi, mereka mengakui semua perbuatannya. Ternyata dari pengakuan, mereka menjalankan aksinnya bersama empat orang, dan saat warga menangkapnya kedua pelaku berhasil kabur,” tambahnya.

Diceritakan Jumeno, kronologi bermula saat empat kawanan ini berputar-putar untuk mencari sasaran dengan mengendarai motor, saat melihat ayam peliharaan mereka langsung mengambilnya.

“Melihat ada kesempatan, pelaku ini memasukki teras rumah korban dan pelaku bergegas mengambil  tiga ayam jenis Bangkok tersebut, tanpa disadari aksi mereka diketahui oleh saksi yang kebetulan melintas,” ujarnya.

Melihat aksi tersebut, saksi langsung berteriak, oleh teriakan itulah mengundung perhatian warga, sehingga melakukan pengejaran dan penangkapan.

“Untuk dua pelaku yang DPO kami sudah mengantongi identitasnnya, inisialnya H dan S, kami berpesan untuk segera menyerahkan diri saja, sebelum petugas menindak tegas,” tegasnnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, tiga ekor ayam dan satu unit sepeda motor bentor sebagai sarana.

Pasal yang disangkahkan untuk para pelaku yaitu pasal 363 KUHP Jo pasal 53 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan . ( sis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *