Menjenguk Warga Sakit, ZR Dapatkan Doa Kemenangan

CB, Tanah Bumbu – Kandidat Wakil Bupati Tanah Bumbu, Muhammad Rusli, menunjukan kepeduliannya kepada masyarakat yang mengalami musibah atau kesusahan.

Hal itu dibuktikannya ketika cawabup nomor urut 3 tersebut tampak mengunjungi sekaligus memberikan bantuan kepada 2 warga Desa Wonorejo, RT 10, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu, Kalsel yang mengalami sakit stroke bertahun-tahun, 15 Oktober 2020.

M Rusli terlihat iba dan prihatin melihat kondisi kakek berusia 100 tahun, yang hanya bisa ngesot saat beraktivitas karena kakinya lumpuh.

Kakek itu bernama Hadi Martiono, warga transmigrasi asal Pulau Jawa.

Kakek tersebut sudah menderita stroke sejak beberapa tahun lalu. Kondisinya cukup parah dan sulit beraktivitas.

“Sudah berapa lama sakit bapak seperti ini?”, tanya M Rusli sembari memegang kaki kakek Hadi.

Namun jawaban Hadi tak begitu terdengar, karena suaranya tampak pelan. Ditambah batuk-batuknya mengganggunya mengeluarkan suara keras. Istrinya, Tarniah mengatakan, sakit lumpuh yang diderita suaminya sudah berlangsung dua tahun terakhir.

“Suami saya tak bisa berjalan. Kalau mau keluar terpaksa ngesot,” sahutnya.

Menurutnya, selama ini tak ada upaya pengobatan medis kepada suaminya karena tak ada biaya. Selain itu keluarga beranggapan sakit yang diderita Hadi karena faktor usia.

Meski demikian ia sangat mendambakan perhatian pemerintah daerah, jika nantinya ada program kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu seperti mereka.

“Memang selama ini belum pernah ada bantuan. Tapi jika diberi, kami dengan senang hati menyambutnya,” ungkapnya.

Pada momen itu pula M. Rusli mendoakan kakek Hadi agar segera sembuh dan normal kembali seperti sedia kala. Ia pun memberikan santunan untuk biaya pengobatan kepada kakek Hadi.

Sebelumnya, M Rusli juga mengunjungi dan menjenguk seorang perempuan lansia di desa yang sama dengan penyakit serupa. Martini (59) sudah 5 tahun terakhir menderita stroke dan lumpuh. Namun, nasibnya lebih beruntung dibanding tetangganya, Hadi.

Warga RT 10, Desa Wanarejo, Satui itu, sejak 2 bulan ini mulai membaik. Ia sudah bisa berjalan, meski harus dipapah dan dibantu sebatang tongkat.

Di depan Muhammad Rusli, ia mengaku berjuang sendiri dibantu suaminya, Margiono melakukan terapi tanpa pengobatan medis.

“Karena tak punya biaya, ya, terpaksa terapi di rumah. Karena dokter pernah ngomong, jika dirawat di rumah sakit akan banyak mengeluarkan biaya. Saya disarankan berobat dirumah saja,” katanya.

Setiap hari ia melakukan terapi dengan pijat dan rendam air panas. Hasilnya sudah cukup menggembirakan. Kini, Martini sudah bisa mandi sendiri dan masak. Meski untuk berjalan dan beraktivitas tetap dibantu dipapah dan ditopang tongkat. Ia mengaku selama sakit belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun, termasuk Pemkab.

“Tapi kami terdaftar menerima BLT. Uangnya kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” akunya.

Saat dikunjungi, ia mendapatkan doa kesembuhan dan santunan dari M Rusli. Sebagai tanda terima kasih, Martini dan suaminya mendoakan M Rusli menang dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 ini.

Cawabup M Rusli mengaku prihatin menyaksikan masih banyak warga, terutama golongan kurang mampu belum mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis. “Atas dasar pertimbangan ini lah, pentingnya program kerja yang memihak kepada masyarakat, terutama dibidang kesehatan,” ucapnya.(Jhon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *