Polres Gresik Gelar Latihan Pra Operasi Zebra Semeru 2020 , Dalam Rangka Cipta Kondisi Kamseltibcar

CB, Gresik –  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, S.IK, MM, pimpin kegiatan latihan Pra Operasi Zebra Semeru 2020 dalam rangka Cipta Kondisi Kamseltibcar lantas, di tengah mewabahnya Covid-19 dengan mempedomani protokol kesehatan, Senin (26/10/2020) di Aula Parama Satwika 98 Polres Gresik.

Pada pembukaan kegiatan, Kapolres Gresik menyampaikan, bahwa Operasi zebra merupakan kegiatan rutin setiap tahun, dan agar supaya kegiatan tersebut dilakukan dengan semaksimal mungkin.

“Kemudian terkait unras agar supaya dilakukan penggalangan semaksimal mungkin, dan terkait dengan menjelang peringatan maulid Nabi Muhammad SAW agar supaya setiap Kapolsek jajaran selalu memonitor,” papar Kapolres.

Selanjutnya, paparan disampaikan Kasat Intelkam Polres Gresik, diantaranya, yang menjadi rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran lalu lintas, Pelaksanaan ops zebra berbarengan dengan cuti bersama serta sudah mulainya musim penghujan. sehingga perlu adanya antisipasi terhadap kegiatan Operasi Zebra Semeru 2020.

“Dalam melakukan razia agar supaya anggota tidak terpancing terhadap para pelanggar yang arogan, agar diantisipasi dalam melakukan razia jangan terlalu banyak masyarakat yang bergerombol, sebagai antisipasi terjadinya penaambahan covid 19 diwilayah Kab. Gresik dan terkait dengan rencana aksi unjuk rasa, supaya dilakukan fisical distancing pada saat pelaksanaan Ops Zebra Semeru 2020,” terangnya.

Pemaparan juga disampaikan oleh Kabag Ops Polres Gresik, dengan menerangkan, bahwa kegiatan operasi zebra 2020 akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 Nopember 2020.

Target operasi zebra adalah para pengguna jalan yang tidak memakai helm, safety belt, kendaraan yang tidak layak jalan, dan pengendara R2 yang dalam keadaan mabuk. Lokasi sasaran operasi Zebra Semeru 2020 adalah tempat tempat yang dilarang parkir dan berhenti, serta lokasi rawan macet dan rawan kecelakaan.

“Dalam melakukan pengiriman pelaporan agar tepat waktu dan tidak terlambat, sehingga tidak terjadi teguran dari pimpinan yang diatas. Serta perlu adanya antisipasi terhadap tempat tempat yg rawan macet seperti Jl. Raya Manyar, Exit Tol Kebomas, pos Nipon Paint dan Pos Lantas 9.0 Driyorejo,” jelasnya

Sedangkan untuk daerah black spot, lanjut Kabag Ops, seperti Duduk sampeyan, Driyorejo dan Wringinanom rest area tol Sumo. Antisipasi tempat wisata terkait cuti bersama seperti wisata Setigi, Sendang Banyu Biru Lowayu, Pantai Delegan, dan makam Kanjeng Sepuh, Wisata Bajak Laut Masangan, Wisata religi makam Sunan Giri dan Syeh Maulana Malik Ibrahim dan Dewi Sekar Dadu dan Wisata Lontar Sewu Kec. Menganti.

“Terkait dengan peringatan maulid nabi agar diantisipasi dan diberikan imbauan kepada masyarakat terkait dengan protokol kesehatan. Sementara rencana aksi unjuk rasa dari serikat bersama ke Kantor Gubenur Jatim, agar selalu dimonitor untuk setiap pergerakannya,” ungkap Kabag Ops.

Paparan juga disampaikan Kasatlantas Polres Gresik yang diwakili KBO lantas, menjelaskan, bahwa untuk operasi Zebra Semeru 2020 terkait penindakan hanya 20 persen saja tidak seperti tahun 2019 lalu sebanyak 40 persen.

“Terkait jalur black spot untuk kejadian yang sering terjadi pelanggaran adalah wilayah Kec. Duduk Sampeyan dan Driyorejo,” ungkapnya.

Di akhir paparan, penekanan disampaikan oleh Kapolres Gresik AKBP. Arief Fitrianto SH, SIK, MM, menekankan, agar Operasi dilakukan dengan semaksimal mungkin, dan jangan sampai ada anggapan dari masyarakat hanya untuk mencari cari pelanggaran saja.

Selanjutnya, Kapolsek agar supaya patroli di tempat yang sering digunakan untuk balapan liar, Posko untuk laporan jangan sampai terlambat, terkait dengan laporan perwabku agar berhati hati jangan sampai dobel nama, perlu antisipasi di daerah yang sering terjadi banjir agar disiapkan Tim Sarnya.

Kemudian terkait rencana unjuk rasa dari buruh, agar supaya dimonitor dan berikan rasa aman kepada para pengunjuk rasa, lakukan pelaporan yang sesuai real massa yang berangkat ke Surabaya.

“Sortir kelompok yang akan bergabung dikumpulan massa bukan dari kelompok buruh. Akan melakukan provokasi seperti (Anarko) dan lakukan tindak pengamanan terhadap kelompok tersebut. Antisipasi dengan rencana peringatan Ultras Gresik di wilayah masing – masing,” tegas orang nomer satu di jajaran Polres Gresik ini.

Lanjut Kapolres, terkait dengan peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW diwilayah masing masing, agar selalu dimonitor setiap perkembangannya dan wilayah yang melakukan peringatan maulid nabi dilakukan dengan humanis sebagai antisipasi.

“Selama liburan agar supaya dilakukan semaksimal mungkin dengan menyiapkan anggota yang siaga, dan HP jangan sampai mati apabila sewaktu waktu dihubungi untuk dikumpulkan agar tidak sulit,” pungkas AKBP. Arief Fitrianto.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setiadi SIK, M.Si, PJU Polres Gresik, Kapolsek Jajaran, dan Kanit lantas Polsek jajaran. (  sis  )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *