Kemendes Launching Desa Digital di Desa Kendalbulur

Kemendes: 2021, DD Tidak Lagi Untuk BLT

CB,TULUNGAGUNG – Anang Mustofa SE, Kepala Desa (Kades) Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung layak mendapat acungan jempol. Pasalnya, kades yang belum genap dua tahun menjabat sudah mampu menyuguhkan hasil karyanya yang mampu mendonkrak ekonomi yang cukup signifikan

Wisata desa Nangkula park misalnya, yakni yang dibuka pada Juli 2020 sudah bisa mendapat pemasukan kisaran 1 milyar lebih. Wisata Nangkula yang dipenuhi berbagai bunga dan sebuah bangunan berbentuk keris jenis jangkung dan yang mampu memikat wisatawan ini, kini memiliki pekerja sebanyak 49 dengan gaji rata-rata Rp1juta.

Tidak itu saja, Desa Kendalbulur juga memiliki program Kartu Kendalbulur Siap (KKS), diantaranya adalah kartu subsidi petani, kesehatan serta subsidi kesehatan. Dan, muara KKS ini adalah upaya memberi kemudahan warganya serta kabupaten, khususnya subsidi kesehatan dan perihal stok darah AB bila mengalami kekurangan.

Tak pelak, melihat kegetolan kades yang tergolong masih muda ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes) Drs H Abdul Halim Iskandar M.Pd tertarik mengunjunginya dan Kamis (29/10), Kemendes ini pun akhirnya menepati janjinya.

Kemendes yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jatim M. Yasin, Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM, Kepala Dinas PMD Tulungagung Drs Eko Asistono MM serta rombongannya ini langsung mendapat sambutan hangat kades dan puluhan punggawanya.

”Sebenarnya wisata Nangkula Park ini konsepnya sangat sederhana. Namun berkat polesan yang menarik dan akhirnya banyak wisatawan yang berkunjung. Jadi, kecerdasan Kades Kendalbulur ini layak jadi desa percontohan,”kata Kemendes saat launching Desa Digital di Desa Kendalbulur.

Dana desa, lanjut Kemendes, bagaimana bisa dirasakan untuk seluruh warga masyarakat dan itu adalah peran penting pendamping. Untuk itu, Kemendes berkeinginan pendamping desa ini bisa mendapat perhatian yang lebih serius, khususnya mereka yang komitmen. ”Semoga tahun depan pendamping desa ini sudah dapat perhatian serius dan untuk saat ini tidak ada lagi rekrutmen pendamping desa baru,”ujarnya.

Masih kata Kemendes, pada tahun 2021, yakni dana desa sudah tidak lagi diperuntukan untuk bantuan langsung tunai (BLT). ”2021, dana desa tidak lagi untuk BLT. Sebab, rencana soal bantuan covid ini langsung dari Kemensos,”jelas Kemendes seraya mengatakan kisaran tiga hari lagi dirinya akan ada pertemuan dengan Presiden Jokowi dan Kemensos soal bansos dan dana desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur M Yasin mengatakan kalau Desa Kendalbulur bakal mendapat suntikan dana dari Gubernur Khofifah untuk pengembangan wisata Nangkula Park, yakni Rp75juta.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *