Pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia Akan Dilanjutkan

CB, Tanah Bumbu – Jembatan terpanjang di Indonesia yang menghubungkan dua Kabupaten, yakni Kabupaten Kotabaru dengan Kabuapaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan kembali dibicarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dengan pemerintah daerah.

Pada intinya yang dibahas adalah terkait identifikasi dan penilaian resiko proyek jembatan tersebut, mengingat panjang jembatan yang akan dibangun mencapai 6,5 kilometer,” ucap Asisiten Bupati Tanah Bumbu Bidang Pemerintahan Hj Mariani, (04/11)

Mariani mengatakan, selain resiko pembangunan, pengaruh arus trasportasi kapal besar yang melintas sekitar jembatan maupun resiko alam juga menjadi pertanyaan.

Rencana dilanjutkannya pembangunan jembatan tersebut perlu memperhitungkan dampak positif dan upaya mensinergikan perkembangan ekonomi antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Bahkan di harapkan mempau mensinergikan program Kawasan Ekonomi Khususu (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di KabupatenTanah Bumbu.

Kepala Seksi Sistem Jaringan Jalan pada Direktorat Jendral Bina Marga, Fadli Arif mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut memiliki prospek yang luar biasa guna pengembangan daerah, apalagi berdampak positif pada perkembangan ekonomi antar dua Kabupaten tersebut.

Lanjutnya, bahwa mengingat banyaknya tenaga kerja yang di butuhkan untuk meneruskan pembangunan jembatan tersebut, maka perlu dibahasa lebih serius untuk tetap dapat mensinergikan program KEK di Mekar Putih Kotabaru dan KI Batulicin,” ungkapnya.

Fadli menerangkan area pembangunan jembatan yang panjangnya mencapai 6,5 kilo meter tersebut merupakan jalur laut yang dilintasi oleh kapal besar.

Oleh sebab itu banyak usulan yang disampaikan dari beberapa pihak terkait apakah tinggi jembatan yang akan dibangun tingginya 40 meter atau 20 meter, bahkan Dirjen perhubungan juga mengusulkan tinggi jembatan tersebut minimal 53,7 meter dari permukaan laut.
(Jhon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *