PT . Citraland Di Unjuk Rasa Puluhan Linmas Surabaya

CB, Surabaya – Puluhan Linmas PT. Ciputra yang tergabung dalam KSPSI Kota Surabaya melakukan aksi unjuk rasa. Aksi tersebut dipusatkan di Kantor Marketing Citraland Jl. Raya Citraland, Senin (16/11/2020).

Dalam aksinya tersebut, puluhan anggota pengaman (Linmas) menggunakan motor serta satu mobil truck Komando, yang di lengkapi dengan alat pengeras (sound sistem) bergerak dan berkumpul di depan kantor marketing PT. Citraland dengan menyuarakan tuntutannya.

Adapun tuntutan pada aksi tersebut diantaranya, 1. Tolak PHK di PT. Ciputra Surabaya, 2. Berikan hak normatif yang selama ini terabaikan (gaji UMK, Cuti, Lembur, BPJS), 3. Berikan pekerjaan yang layak bagi pekerja putra daerah.

Dalam orasi tersebut perwakilan buruh (Linmas) berdiri diatas mobil komando dengan menggunakan alat pengeras, menyampaikan, bahwa Linmas tersebut sudah ada hubungan kerja dengan PT. Ciputra, dasarnya adalah upah berasal dari PT. Ciputra, yang memberi perintah PT. Ciputra, dan pekerjaan tersebut tempatnya juga di PT. Ciputra.

Menurutnya bisa dikatakan bahwa mereka (Linmas red) sah pekerja dari PT. Ciputra, jadi tujuan mereka menggelar aksi adalah untuk menuntut hak normatif. Dalam orasi tersebut mereka sepakat untuk menuntut hak yang normatif normatif wae ndak neko neko (normatif saja tidak aneh aneh).

“Tetapi apa yang diberikan pada sampean, semuanya akan diberikan normatif tetapi sampean akan dipindahkan Outsourching (OS), jadi secara langsung bahwa masa kerja kalian selama ini menjadi nol tahun,” ujar perwakilan Linmas saat orasi.

Maka dari itu kawan, lanjut pengorasi, kemaren kita tidak bermuluk muluk minta kalau masih dipekerjakan disini melalui OS kita oke oke saja, tetapi untuk masa kerja selama ini diberikan kompensasi.

“Tetapi apa yang disampaikan oleh pihak manajemen citraland bahwa akan diberikan kompensasi dua bulan gaji, tetapi syaratnya sampean tidak boleh bekerja lagi,” kata salah satu perwakilan orasi.

Oleh karena itu, puluhan pekerja keamanan (Linmas) yang tergabung dalam SPSI kota Surabaya, berbondong bondong untuk mendatangi kantor tersebut guna menuntut hak haknya. Bahkan mereka mengancam akan bermalam diarea tersebut, dengan mendirikan tenda tenda jika permasalahan belum tuntas.

Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) Linmas dari PT. Citraland Surabaya, mengatakan, bahwa pihaknya menolak upaya PHK yang akan dialihkan ke Out Sourching, karena ketika diminta konpensasi diberikan dua kali gaji tapi tidak boleh bekerja lagi.

“Itu sama halnya dengan di PHK jadi kita menolak itu, dan kedua menuntut hak hak normatif, karena saya sudah enam belas tahun bekerja disini sebagai Linmas dan normatif itu ndak terpenuhi, kita juga menolak adanya OS yang notabene ketika masuk di OS, maka harus menandatangani mundur dari serikat pekerja SPSI, kita tolak itu karena melanggar perundang undangan yang berlaku,” kata Andi Kusuma.

Andi juga mengaku, bahwa selama ini tidak diberikan BPJS, jadi menurutnya jika sakit ndak ada apa apa sama sekali bantuan dari perusahaan, dan Linmas dianggap BKO dari kelurahan yang di bko kan ke Citraland.

“Tapi kenyataannya, ketika kita tanyakan ke pak Lurah mengatakan tidak tau menau tentang itu, jadi ini antara kasatgas dengan pihak Citraland. Maka dari itu kita langsung menuntut ke pihak Citraland, karena di Disnaker sudah diputuskan bahwasannya kita ada hubungan kerja dengan Citraland, dengan tiga unsur yaitu ada upah dari PT. Citraland ke kita melalui kasatgas, perintah kerja selama ini yang mana di pos pos ada SOP atasnama Ciputra Surya, pekerjaan yang kita kerjakan ada dilingkungan PT. Citraland, makanya jadi kita juga menuntut agar diakui sebagai pekerjanya Citraland,” papar Ketua PUK SPSI Linmas PT. Citraland

Mereka merasa sudah bekerja cukup lama, hingga ada yang mencapai dua puluh hingga dua puluh lima tahun. Sementara yang terancam PHK menurut informasi ada sekita enam puluh empat orang, sedang total dari anggota pengaman (Linmas) yang bekerja kurang lebih mencapai lima ratus orang.

Pihak Manajemen Citraland Nada Putri, ditemui mengatakan, bahwa benar ada aksi unjuk rasa Linmas yang ada di Citraland, dari total keseluruhan Citraland mempunyai Linmas sebanyak kurang lebih 504 orang.

“Konsep awal adalah bahwa kita ingin memberdayakan warga sekitar untuk sama sama mengamankan kawasan Citraland, mulai dari tahun 1995 memang merekrut warga yang ada disekitar citraland, untuk ikut membantu mengamankan kawasan kita dari dulu sampai sekarang. Setelah ada beberapa kajian yang kita lakukan, saat ini ingin mengganti pengelolaannya kepada Outsourching, tapi temen temen yang dari Linmas ini akan dipindahkan ke OS,” terang City Manajer Citraland.

Dari lima ratus empat ini, lanjut Nada Putri, sekitar empat ratus sekian orang sudah bekerja lagi masuk di OS dan telah bekerja seperti biasa tanpa ada masalah. Memang yang sekarang sekitar enam puluh orang ini, adalah teman teman yang masih belum bisa menerima apa yang ditawarkan oleh manajemen.

“Sebenarnya harapan kami ketika teman teman masuk di OS, itu adalah supaya mereka punya standart kesejahteraan yang baik, karena ada BPJS, Jamsostek dan lain lain. Jadi sebenarnya untuk mereka semua ini bisa terkafer, tetapi mungkin yang enam puluh orang ini ada tuntutan tuntutan lain yang mungkin mereka ingin minta kepada manajemen,” ujarnya.

“Tapi yang pasti sebenarnya kami ingin semuanya bisa berjalan dengan baik dan kondusif tidak ada masalah apa apa, dan untuk keamanan citraland sendiri kita sudah berkordinasi juga dengan aparat TNI-Polri dan dengan dinas dinas terkait dalam menjaga keamanan warga dari Citraland Surabaya. Jadi untuk itu unjuk rasa ini kami terima dan juga kita tampung aspirasi dari rekan rekan,” kata Nada.

Masih Nada Putri, kami berharap supaya semua berjalan dengan kondusif tanpa ada hal hal yang tidak kita inginkan. Sementara kita juga akan upayakan untuk mediasi, dan sebelumnya sudah pernah bertemu dan berkomunikasi dengan mereka, jadi bukan cuma kali ini saja sudah beberapa kali juga kita lakukan pertemuan yang dibantu oleh disnaker. Namun rasanya masih ada hal yang belum mereka sepakati juga akhirnya terjadi unjuk rasa pada hari ini.

Pantauan Awak Media , aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Security Citraland melakukan pengamanan di pintu masuk kantor Marketing Citraland. Pengamanan tersebut petugas memagari kawat berduri, dan sebanyak 644 personil gabungan telah siaga untuk pengamanan, selain personil juga disiapkan dua mobil AWC (Air Water Canon) diarea titik unras mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

Disela sela aksi unjuk rasa tersebut dan mengingat masih dalam situasi pandemi, aparat kepolisian juga mengimbau untuk jaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan. Oleh sebab itu, Kepala Polisi Sektor Lakarsantri AKP. Hendrix, SIK membagikan masker gratis kepada para pengunjuk rasa guna mengantisipasi adanya penyebaran virus covid 19. ( sis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *