Muspika Pakal Ajak Para Pengusaha Jadikan Jurang Kuping Sebagai Tempat Wisata Kuliner

CB, Surabaya – Pastikan wilayah bebas dari prostitusi dan minuman keras (miras), Muspika Kec. Pakal sidak ke wilayah waduk Jurang Kuping. Tepatnya berada di Kampung Rejosari, Kel. Benowo, Kecamatan Pakal Surabaya, Kamis (19/11/2020) siang.

Terkait adanya informasi dari masyarakat bahwasannya di lokasi jurang kuping terdapat adanya praktek prostitusi dan miras, jajaran Muspika Kecamatan Pakal melakukan pengecekan dengan cara turun langsung mendatangi lokasi tersebut.

Turun langsung pada giat tersebut, Camat Pakal, Tranggono Wahyu Wibowo SSTP, M.Si, Kapolsek Pakal Kompol M. Khoiril S.Pd, MH, Danramil Benowo diwakili Babinsa Benowo Sertu Agus, anggota Intel Kodim 0830 Surabaya Utara Angga, Kanit Binmas Polsek Pakal Iptu, Staf Kelurahan Benowo, Bhabinkamtibmas Benowo Aiptu Rokhim, Kepala KUA Pakal H. Ghofar, serta tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Selain pantau kamtibmas kegiatan tersebut juga merupakan bagian ajang silaturahmi, antara Forum Pimpinan Kecamatan Pakal bersama warga masyarakat di wilayah Rejosari. Dalam giat tersebut Camat Pakal bersama jajaran memastikan, bahwa di lokasi tersebut tidak digunakan sebagai ajang prostitusi dan menjual miras.

Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo SSTP, M.Si, mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tindaklanjut informasi warga, dugaan adanya praktek prostitusi serta miras area jurang kuping.

“Hari ini kita tindaklanjuti terkait informasi tersebut, mengingat Kota Surabaya telah berkomitmen untuk menghilangkan segala bentuk praktek prostitusi. Saat ini kita turun langsung bersama Kapolsek Pakal dan jajarannya meninjau area tersebut guna memastikan bahwasannya di wilayah itu betul betul ndak ada yang namanya prostitusi dan juga miras,” ungkap Camat.

Selain melakukan pengecekan, lanjut Camat, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi bersama para pelaku usaha, tomas, dan juga toga yang ada di wilayah tersebut untuk menciptakan lokasi jurang kuping sebagai tempat wisata kuliner.

“Kami mengajak para pelaku usaha dan juga warga sekitar, untuk menjadikan area ini sebagai pusat perekonomian bagi warga Rejosari khususnya, dengan menyajikan makanan dan minuman tradisional. Yang mana diwilayah ini terdapat minuman has yaitu Legen, sehingga dapat menjadi icon dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan kuliner,” tutur Tranggono.

Menurutnya, lokasi yang sejuk dan nyaman juga menjadi satu prioritas untuk menarik para pecinta kuliner. Kendati demikian juga tetap wajib melaksanakan aturan protokol kesehatan saat berkunjung diarea ini, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan dan pakai masker.

“Kami harap agar wilayah ini juga terbebas dari penyebaran virus corona dengan tetap menjalankan Prokes. Selain itu hanya untuk menjual makanan dan minuman tradisional, ndak ada miras dan lainnya yang nantinya akan dapat berakibat melawan hukum,” tegas laki laki kelahiran Kota Wali Tuban ini.

Sementara, salah satu pemilik warung makanan di area jurang kuping, mengaku senang atas kunjungan pihak Muspika Kec. Pakal. Pihaknya berterima kasih atas saran dan imbauan kepada para pelaku usaha di Jurang Kuping ini, dan selama ini dirinya akan koperaktif dengan jajaran muspika guna menjalin hubungan erat antara warga masyarakat dengan pemangku wilayah.

“Kami berterimakasih atas kunjungan dari jajaran Muspika, sehingga para pimpinan di wilayah Pakal ini bisa mengetahui secara langsung proses serta kondisi usaha yang kami lakukan, dan kami mendukung atas apa yang disampaikan bapak Camat Pakal dan jajarannya demi kelancaran usaha kami yang sudah lama kita jalankan ini,” ucap Amin.

Mengingat, kata Amin, pekerjaan yang kami lakukan ini guna menopang perekonomian keluarga, yang sumber penghasilannya hanya dari berjualan makanan dan juga minuman tradisional (legen) di sini.

“Jika ada aturan yang harus kita laksanakan maka kami akan mendukungnya, dan saya mewakili seluruh teman teman usaha di jurang kuping inj mengucapkan terimakasih atas bimbingan dan masukannya,” pungkas Ketua Paguyuban warung di area Jurang Kuping ini. ( sis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *