Warga PBI Keluhkan Jalan Raya Digenangi Air Waktu Musim Penghujan Dan Reshkan Pengguna Jalan

CB, Surabaya –  Warga mengeluhkan air yang selalu  menggenang di ruas jalan di Perumahan  Pondok Benowo Indah (PBI), Kelurahan Babat Jerawat Kec. Pakal Surabaya. Semua ini disebabkan tidak adanya saluran air atau got, khususnya di jalan kembar keluar perumahan. Sementara, di pinggir jalan berjajar puluhan bangunan untuk jualan masyarakat.

Kondisi ini semakin parah jika turun hujan, sehingga sangat mengganggu masyarakat yang akan berangkat bekerja, karena tidak jarang harus terkena percikan dari genangan air, hingga membuat pakaian kotor.

Pantauan awak media di lokasi, genangan air yang di sebelahnya terdapat tempat-tempat usaha, mulai dari warkop, bengkel, warung makan dan lain lain ini,  akhir-akhir ini semakin parah karena sering turun hujan.

Karena itulah, warga mengeluhkan hal tersebut dan berharap agar pihak terkait, khususnya pemerintah setempat, baik kelurahan maupun pihak kecamatan bisa memberikan solusi, terkait permasalahan genangan air di ruas jalan PBI tersebut.

Apalagi, jalan yang ada genangan air tersebut lokasinya tidak jauh dari Kantor Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal.

“Kondisi seperti itu sudah lama terjadi jika turun hujan, meskipun hanya gerimis sebentar, pasti airnya ngecembeng(menggenang), apalagi kalau hujannya lama,”  ujar Mulyadi, tokoh warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Perumahan Pondok Benowo Indah.

Menurut Mulyadi , genangan air tersebut harus dicarikan solusi dari pihak terkait, karena di sekitar genangan tidak ada saluran air atau got.

“Seharusnya pihak kelurahan  dan kecamatan, kalau sering turun lapangan pasti melihat kondisi tersebut, harus mencarikan solusinya,” ujar tokoh keturunan Madura yang juga mantan ketua RT ini,  Kamis (26/11/2020).

Dikatakan Mulyadi , sebenarnya banyak staf kelurahan yang tinggalnya di wilayah Perumahan Pondok Benowo Indah, sayangnya, mereka terkesan ndak mau tau. “Padahal, kami sebagai warga Surabaya dan membayar pajak, merasa dirugikan,” ujarnya.

Untuk itulah, Mulyadi berharap segera ada solusi. “Masak kami harus melapor ke Bu Walikota hanya untuk masalah sepele. Bu Walikota khan sudah menegaskan, kalau ada keluhan masyarakat, staf di bawahnya harus segera memberi respon,” tambah Mulyadi.

Sementara, Lurah Babat Jerawat Imam Agung, saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang sibuk dan fokus terhadap saluran air dan belum bisa melakukan pengecekan terhadap lainnya.

Bahkan, pihaknya menyebut melakukan pengecekan saluran air bersama Dinas PU hingga ke perbatasan wilayah.

“Bu Dian (Kasi Tramtib Kel. Babat Jerawat) masih sibuk, karena perintah utama saat ini mengecek saluran-saluran air. Beberapa minggu ini, atau kemarin saya dengan PU mengondisikan dan mengecek saluran air hingga ke perbatasan Sememi,” ucap Lurah, Selasa (17/11/2020) siang . ( sis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *