Bakal Calon Ketua PGRI Tulungagung ‘Dikriminalisasi

Muhadi: Semoga Kedepan PGRI Semakin Dirasakan Manfaatnya Oleh Guru-guru

CB, TULUNGAGUNG – Perhelatan pemilihan kepengurusan PGRI di Kabupaten Tulungagung, pada 13 Desember, diduga ada sebuah konspirasi upaya memuluskan incumbent duduk kembali di kursi Ketua PGRI. Padahal, dari 16 Ketua Cabang yang hadir dalam pertemuannya dengan pengurus tiga hari lalu sepakat adanya reorganisasi di tubuh kepengurusan PGRI setempat.

Tekat belasan “Umar Bakri” soal reorganisasi ini, disebabkan ketidaktransparannya kepengurusan saat ini yang diduga kurang adanya transparansi, diantaranya soal pembelian maupun penjualan aset milik PGRI serta belum adanya laporan pertanggungjawaban kepada anggota. Dan, konspirasi itu diduga benar adanya mengingat pemilihan kepengurusan yang tinggal 9 hari saja, namun hingga saat ini terkait tata tertip pemilihan kepengurusan belum kunjung ada sosialisasi.

Tidak itu saja, upaya kriminalisasi diduga juga terjadi pada bakal calon Ketua PGRI, (Muhadi, red), yakni telah dilaporkan ke kejaksaan dengan tuduhan telah menyelenggarakan Purnawita ditengah Pendimi Covid-19. Sungguh ironis memang, kalau hal ini benar adanya.

Muhadi, (53), saat dikonfirmasi terkait pelaporan pada dirinya itu tidak menampik alias benar adanya. ”Betul mas dan
saya dipanggil oleh kejaksaan karena ada laporan kalau sekolah kami telah menyelenggarakan kegiatan purnawiyata di tengah Pendemi Covid-19. Saya diberi tahu tentang hal itu, terus klarifisi dan itupun tidak lama karena memang tidak ada purnawiyata,”kata pria asli kelahiran “Kota Tempe” ini kepada Cahaya Baru, Jumat (4/12).

Sementara itu, saat disinggung bila dirinya terpilih sebagai Ketua PGRI Tulungagung ia pun menjawab dengan tegas bahwa dirinya memiliki visi misi reformasi di segala hal. Dalam visi misinya mulai dari management, organisasi, keuangan dan kegiatan itu menurutnya semua harus dilaksanakan secara transparan kepada management transparasi dan bisa dipertanggung jawabkan. Kedua, kedepannya PGRI itu bisa dirasakan manfaatnya oleh guru-guru.

”Itu sebenarnya visi misi sederhana tim kami. Istilahnya itu, tim dan panitia kan bekerja nanti bagaimana hasilnya, itupun kita belum tau. Semoga saja Kedepan PGRI semakin dirasan manfaatnya oleh guru-guru,”kata Muhadi dengan mimik serius.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *