Mengaku Kyai-Paranormal, Warga Gesang Tempeh Merasa Ditipu Lapor Polisi

CB-Lumajang, Akhir akhir ini banyak kejadian diwilayah hukum Lumajang, masyarakat mudah percaya dengan modus yang tidak jelas contohnya ibu Miwah 53 tahun warga Dusun Kebonan Desa Gesang Kecamatan Tempeh adalah korban penipuan oleh seorang yang berenisial Ha alias Midi yang mengaku seorang kyai atau paranormal.

Awal mulanya kasus yang menimpa ibu Miwah ini ditolong untuk bisa menyembuhkan pikiran setres akibat goncangan batinya selama proses penceraianya dengan mantan suaminya sebut saja Mis alias Gi, Miwah merasa banyak masalah dengan dirinya yang sepertinya tidak mampu menghadapi masalah yang dihadapinya sehingga muncullah HMI menawarkan pertolongan pertama diberi mantera,” Miwah” menceritakan saya diobati tangan dipegang dioles oles entah obat apa yang diberikan,”ucap Miwah.

Selanjudnya Saya lebih percaya dengan kepolosan HMI terhadap keluarga saya pak..!!bahkan hampir seminggu datang tiga kali kerumah saya makan minum seperti keluarga saya sendiri bahkan sering pinjam uang bon pentol kebetulan saya jualan bakso setiap harinya tak lama saya berencana mau jual mubil saya dengan hasil gonogini dengan mantan suami saya lalu HMI ini menawarkan kalau punya pembeli mubil saya ini jika misalkan tidak ada kecocokan harga maka mubil saya ini akan dibeli sendiri dengan harga sepakat tuju puluh juta (Rp,70,000.000 ) lalu mubil saya dibawa sekaligus dengan Surat kendaraan-nya selang beberapa hari saya tanyakan uangnya HMI ini hanya janji janji tak jelas pak,”ucap Miwah.

Sesampai satu bulan HMI ini mulai menghilang dan dihubungipun sulit terpaksa ambil langkah lain jalur hukum anak menantu saya melaporkan kejadian ini kepolres lumajang pada tanggal 28mei 2020 sampai saat ini belum ada kepastian hukum entah kendala apa sehingga laporan saya terasa diabaikan oleh pihak kepolisian Resort Lumajang,”tuturnya.

Dengan kejadian ini jangan sampai terulang lagi terhadap orang lain untuk itu saya minta kepada penegak hukum agar kasus yang menimpa saya ini segera ditindak lanjuti saya mohon kepada aparat penegak hukum saya minta keadilan dan seadil adinya ini sudah jelas laporan saya dan saya merasa kehilangan harta saya dan pelakunya sudah jelas apakah  masih menunggu satu tahun lagi,”ujar korban dengan nada kecewa,

Masih menurut Miwah” dengan kejadian ini saya masih menerima etika baiknya saudara HMI pak jika mubil saya dikembalikan atau dibayar saya terima dengan tangan terbuka tetapi jika tidak, maka kasus ini saya pasrahkan ke yang berwajib saja sampai kepersidangan nanti,”tutur Miwah dengan penuh penyesalan,bersambung(Har/gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *