Bapemperda DPRD Banyuwangi Usulkan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular Untuk Segera Dibahas

CB, Banyuwangi – Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Banyuwangi akan segera mengusulkan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dewan tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit menular untuk dibahas.

Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi mengatakan bahwa persyaratan maupun tahapan penyusunan Raperda pencegahan dan penanggulangan penyakit menular telah dilalui, demikian juga Naskah Akedemik maupun draf rancangan telah clear sehingga rancangan regulasi daerah ini perlu segera dibahas.

“ Persyaratan dan tahapan-tahapan penyusunan Raperda ini sudah kita lalui dan Naskah Akademik beserta draf rancangan sudah clear, agar segera dibahas, Bapemperda perlu mendapatkan persetujuan dulu dari anggota DPRD , “ ucap Sofiandi saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, Kamis (08/07/2021).

Dijelaskan oleh Sofiandi, Raperda pencegahan dan penanggulangan penyakit menular ini sangat relevan dan dibutuhkan sebagai payung hukum saat situasi dan kondisi pandemi covid-19 ini.

Tujuan dari regulasi daerah ini adalah untuk menjamin kualitas kesehatan Banyuwangi, agar menjadi masyarakat yang sehat dan memiliki daya tahan serta kepedulian dalam mencegah wabah penyakit menular.

“ Pada substansinya, Raperda ini memang bentuk yang paling relevan terkait dengan dampak pandemi atau musim pandemic covid-19 seperti yang terjadi saat ini, sehingga nantinya dapat dijadikan payung hukum regulasi tingkat daerah untuk mencegah meluasnya wabah penyakit menular , “ jelasnya.

Selain untuk mencegah wabah penyakit menular, Raperda ini juga dapat dijadikan dasar kebijakan Pemerintah daerah apabila terjadi wabah penyakit menular di Banyuwangi

Selanjutnya rujukan yang dijadikan dasar hokum penyusunan Raperda pencegahan dan enaggulangan penyakit menular ini diantaranya UU No. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. UU No. 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1991 tentang penanggulangan wabah penyakit menular.

“ Rencana penyusunan raperda pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit menular ini didasari oleh landasan filosofis,yuridis dan sosiologis yang kuat serta memiliki justifikasi secara normative, dan teknis penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam UU No 12 tahun 2011 , “ ucapnya.

Diakhir wawancaranya Sofiandi Susiadi menambahkan, jangkauan,arah pengaturan dan ruang lingkup materi muatan Raperda pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit menular pada prinsipnya meliputi dua aspek penting yang saling terkait yakni aspek pencegahan dan penanggulangan.

“ Raperda pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit menular ini sudah disepakati anggota dewan dalam rapat paripurna internal yang dilaksanakan secara daring untuk segera dibahas, sedangkan jadwal paripurna penyampaian nota pengantarnya menunggu rapat Badan musyawarah DPRD Banyuwangi, “ pungkas politisi Partai Golkar ini.(imm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *