Diduga Praktek Pengobatan Tak Berizin di Desa Hendrosari, Terkesan Ada Pembiaran dari Dinkes Gresik

CB, Gresik – Sebuah praktek pengobatan medis didesa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang dilakukan oleh oknum mantri sebut saja Abah Mat yang diduga ilegal atau tidak dilengkapi dengan legalitas yang sah, seperti Surat Ijin Peraktik (SIP) yang melibatkan Dinas Kesehatan atau instansi untuk melegalisasi dalam menjalankan prakteknya.

Mesti diduga ilegal dan juga diduga tidak jelas statusnya, Abah mat berani memberi pengobatan layaknya seorang dokter.

Abah Mat selaku Oknum mantri yang diduga tidak mempunyai izin praktek saat dikonfirmasi di rumah pengobatannya terkait tidak ada papan nama ijin praktik, Abah Mat manjawab sudah ada Surat Tanda Registrasi (STR)

“Kalau STR sudah ada mas, dan saya ini hanya bantu anak. Anak saya kan dokter juga “ungkap Abah Mat saat di hubungi melalui seluler pada Sabtu, (10/07/2021)

Sementara, menurut salah satu warga yang berobat di rumah Abah Mat, berinisial Hl perempuan paruh baya yang waktu itu mengalami mual dan muntah dirinya sengaja berobat ke Abah Mat karena cocok dan juga murah.

“Kalau masalah ijin – ijin saya gak tau nak, yang penting saya kalau berobat di sini cocok dan murah,” ujarya.

Mendapati hal tersebut awak media coba menghubungi kepala Dinas Kesehatan Syaifudin untuk menanyakan tindakan apa yang akan di lakukan terkait banyaknya praktek pengobatan yang di duga tidak mengantongi ijin, namun Syaifudin selaku Kepala Dinas Kesehatan malah memblokir nomer wartawan yang coba menghubungi

Berdasarkan dari temuan ini, tim investigasi akan membuat laporan tertulis yang ditujukan ke polda Jatim guna melakukan tindakan dugaan praktik pengobatan yang tidak mengantongi ijin tersebut.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani akan melakukan teguran kepada Kepala Dinas Kesehatan terkait adanya temuan dari awak media

Menurut undang-undang No. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran memerintahkan setiap dokter dan dokter gigi yang melakukan praktik kedokteran di Indonesia wajib memiliki surat izin praktik. Untuk mendapatkan izin praktik kedokteran maka dokter dan dokter gigi harus mendapatkan surat izin yang dikeluarkan oleh pejabat kesehatan yang berwenang di kabupaten atau kota tempat praktik kedokteran atau kedokteran gigi dilaksanakan.

Untuk mendapatkan surat izin dokter atau dokter gigi harus memiliki surat tanda registrasi dokter atau surat tanda registrasi dokter gigi yang masih berlaku, mempunyai tempat praktik dan memiliki rekomendasi dari organisasi profesi.

Adapun setiap dokter atau dokter gigi yang dengan sengaja melakukan praktik kedokteran tanpa memiliki surat izin praktik dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Guh/Team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *