Tim SAR dan Tim Gabungan Temukan Mayat Mr x Di Pantai Selatan

CB, TULUNGAGUNG – Setelah berjalan delapan hari, evakuasi pencarian korban kecelakaan laut di Pantai Ngalur Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Basarnas Kabupaten Trenggalek dan tim Gabungan, Kamis (09/09), mendapatkan informasi dari salah satu warga setempat, kalau ada mayat diindikasi berjenis kelamin pria yang terjepit di bebatuan karang tepatnya di sebelah timur Pantai Ngalur.

Setelah mendapat informasi dari pria yang biasa di sapa Mbah Man itu, Basarnas dan tim gabungan bergegas menuju kelokasi ditemukannya mayat Mr x tersebut guna melakukan evakuasi. Namun sulitnya medan yang dilalui dan air laut mulai pasang, maka evakuasi ditunda sembari menunggu air laut surut.

Sebelumnya, yakni pada (31/08), lima orang nelayan dari Pantai Damas Kabupaten Trenggalek, kapalnya pecah dihantam gelombang disekitar Pantai Ngalur. Dari lima orang nelayan itu, tiga berhasil berenang kepinggir pantai dan dua rekannya dinyatakan hilang, pada Kamis (02/09), dan satu dari korban kecelakaan laut ditemukan tim Basarnas dan tim gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Yang berhasil diindentifikasi itu, bernama Marwin (24) warga Desa Buwumas, kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Sedangkan jasad yakni Alfab Azis (25) hingga saat ini belum ditemukan.

Yoni Fariza, Komandan Basarnas Kabupaten Trenggalek yang menjadi Kotim pencarian korban kecelakaan laut membenarkan, bahwa rencananya hari ini (kemarin, red) Basarnas dan tim gabungan akan berusaha mengevakuasi mayat Mr x dari tebing bebatuan karang.

“Basarnas dan tim gabungan rencananya akan mengevakuasi mayat mr x. Hanya saja kita masih menunggu air laut surut untuk memudahkan jalannya evakuasi dan dikarenakan medan cukup sulit tidak dapat ditempuh melalui jalur laut. Alternatif evakuasi mayat Mr x, hanya bisa dilakulan menyelusuri tebing bebatuan yang curam. Makanya tim harus menunggu air laut surut demi keselamatan tim evakuasi dan untuk mengetahui indititas mayat Mr x dan kita akan mengetahui setelah mendapatkan hasil Autopsi,” pungkas Yoni kepada Cahayabaru,id.(Khairul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *