Komisi D DPRD Kota Surabaya Jalankan Prokes Ketat Sebelum PTM

CB, Surabaya – Pemerintah menjadikan Surabaya sebagai salah satu daerah berstatus PPKM level 3.

Menyusul tingkat penularan Covid-19 yang mulai melandai. Dalam status tersebut, pemerintah membolehkan sekolah pembelajaran tatap muka (PTM).

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengatakan Surabaya sebenarnya sudah siap kalau digelar pembelajaran tatap muka, tinggal menunggu waktu yang tepat.

Menurut Khusnul ada 300 sekolah di Surabaya yang sudah dilakukan assesment beberapa bulan lalu, sebelum terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Juni-Juli.

Namun kali ini pemkot Surabaya harus memastikan keamanan terhadap ancaman penularan Covid-19, kalau pembelajaran tatap muka di lakukan.

Karena zona Surabaya belum hijau yang artinya belum aman betul.

“Misalnya ketersedian tempat cuci tangan, LCD proyektor, pembatasan jumlah siswa yang hadir maksimal 50 persen” ujar Khusnul Sabtu (28/08/2021)

Khusnul juga menyinggung soal pelaksanaan vaksinasi terhadap siswa yang belum tuntas.

“Yang perlu diperhatikan adalah percepatan vaksinasi kepada anak-anak terutama usia 12 tahun keatas. Memang beberapa sekolah siswa siswinya sudah divaksin, tapi masih banyak pula sekolah negeri maupun swasta yang masih menunggu vaksinasi,” ungkapnya.

Politisi PDIP ini mengingatkan pemkot Surabaya untuk melibatkan komite sekolah dalam rencana pembelajaran tatap muka.

“Supaya mereka bisa memberikan masukan tentang kondisi dan gambaran wali murid bagaimana,” jelas Khusnul.

Khusnul menekankan pembelajaran tatap muka harus memperhatikan ijin orang tua atau wali murid siswa.

“Apakah mereka mengijinkan atau tidak, harus dikembalikan kepada wali murid. Misalnya mereka tidak nyaman atau khawatir maka diperkenankan mengikuti pembelajaran jarak jauh,” pungkasnya.

Sementara itu, sebelumnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, segera menggelar rapat dengan sejumlah pakar dalam forum Pentahelix menyikapi sekolah pembelajaran tatap muka.

Eri menambahkan, pemerintah kota tidak semata-mata mengambil keputusan membuka atau tidak sekolah tatap muka. Namun butuh pertimbangan matang dan masukan dari berbagai pihak.(lang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *