Serobot Tanah Milik Warga, Kades Gedangsewu Bakal Dilaporkan ke Polisi

CB, TULUNGAGUNG- Miswan, Kepala Desa (Kades) Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, tidak lama lagi bakal berurusan dengan hukum. Pasalnya, Kades Gedangsewu ini rencananya bakal dilaporkan ke pihak berwajib karena disinyalir telah menyerobot tanah milik warganya.
Rencana bakal dilaporkannya Kades Gedangsewu ini ke pihak berwajib, karena Muk Adi cs sudah merasa jengkel. Kejengkelannya itu memuncak, karena sudah kali ke empat dirinya datang di Balai Desa Gedangsewu dengan maksud mempertanyakan sisa tanah milik orang tuanya (Karso Widjoyo Moenandar almarhum, red). Namun, niatan baik Muk Adi cs ini justru mendapat jawaban-jawaban yang tidak mengenakan dari kades dan terkesan selalu ‘disepelekan’.
“Iya, betul mas, kami rencananya akan melaporkan Kades Gedangsewu ke Polres Tulungagung dan itu nanti melalui kuasa hukum kami. Sebenarnya kami tidak menginginkan masalah ini terjadi dan jalan hukum ini adalah solusi terbaik,” kata Muk Adi saat dikonfirmasi Niyamanews di kediamannya, Jumat (21/01).
Sedangkan luas tanah itu, lanjut Muk Adi, sesuai  agraria atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tulungagung memiliki luas 4.950 M2. Namun sungguh ironis, menurut pengakuan Kades Gedangsewu, yakni saat pihaknya menanyakan tanah atas nama Karso Widjoyo Moenandar ini hanya memiliki luas 4.000 m2 saja.
“Kalau menurut Miswan (Kades Gedangsewu, red) hanya 4.000 m2,  tapi kalau sesuai data agraria  luasnya 4.950 m2. Dan, sebenarnya kami hanya menanyakan sisa tanah yang sudah kami jual dan sisanya itu masih 1.935 m2, itu saja sebenarnya,” jelas Muk Adi dengan nada lirih.(rul/fa’i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *