Musrenbang RKPJ Tahun 2022, Walikota Ning Ita Sampaikan Ini

CB, Mojokerto – “Pembangunan yang kita laksanakan haruslah mencakup pembangunan fisik dan pembangunan rohani yang berkeadilan.

Keberhasilan suatu program kesejahteraan pembangun pastilah dimulai dengan proses perencanaan yang baik, yang mencakup adanya azas manfaat yang diperoleh dari pogram pembangunan.

Pembahasan rangkaian Rancangan APBD harus sesuai dengan alur waktu yang telah ditetapkan.

Salah satu pertanyaan yang sering disampaikan masyarakat dalam kegiatan Reses anggota DPRD adalah pelaksanaan pembanguan fisik yang cenderung selalu dilaksanakan menjelang akhir tahun dan kualitas pembangunan fisik yang kurang memenuhi harapan masyarakat.

Pelaksanaan proses tender sebaiknya dilaksanakan di awal tahun anggaran, sehingga bila ada masalah agar dapat segera diselesaikan. Agar pembangunan fisik bisa dilaksanakan pada pertengahan tahun”. Demikian disampaikan Sunarto, Ketua DPRD Kota Mojokerto dalam Musrenbang RKPD Kota Mojokerto Tahun 2022, di Gedung Shaba Mandala Madya, Jln. Gajah Mada No. 145, Kota Mojokerto, Kamis (24 Maret 2022)

Walikota Mojokerto, Ning Ita mengatakan “Proses perencanaan pembangunan adalah rangkaian yang tiidak terpisahkan dari proses penganggaran.

Di era ini, tantangan pembangun ke depan jauh lebih komplek, sedangkan sumber daya pembangunan khususnya dalam hal ini, pembiayaan/anggaran sangat terbatas. Sehingga, disinilah diperlukan penajaman program pembangunan, sekaligus memilah, mana yang paling prioritas diantara seluruh prioritas. Mana yang paling mendesak diantara seluruh kebutuhan.

Melalui Musrenbang RKPJ Tahun 2022, Walikota Mojokerto: “Saya punya harapan besar, dapat dieventalisir usulan-usulan kegiatan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi sekaligus menjadi jawaban atas permasalahan yang mendesak di tahun 2023 sesuai dengan kebutuhan masyarakat bukan berdasarkan keinginan tapi benar-benar mendesak.

Kegiatan yang perlu mendapat perhatian, diantaranya: kegiatan strategis yang membangkitkan partisipasi masyarakat, memberdayakan masyarakat, menanggulangi kemiskinan sekaligus membuka kesempatan kerja, meningkatkan perekonomian masyarakat.

Di bidang urusan strategis, seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infratruktur perkotaan, juga perlu untuk mendapat prioritas.

Tema RKPJ Kota Mojokerto Tahun 2023 adalah “Memantapkan Pembangunan Kota Mojokerto yang Berdaya Saing dengan Tata Kelola Pemerintahan dan Partisipatoris dan Peningkatan Kesadaran ke Masyarakat untuk Ketahanan Sosial yang Tangguh” dengan 7 (Tujuh) prioritas, yaitu: Pembangunan infratruktur, Pemerataan pembangunan, Penguatan ekonomi lokal, Peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing dan produktif, Penguatan stabilitas sosial dan politik, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penguatan sistem penangganan bencana.

Semoga kerjasama, sinergi yang telah terbina dan terpelihara ini akan terus mampu kita tingkatkan di masa yang akan datang. Selamat bermusyawarah”. Ucap Ning Ita. (Ertin Primawati/Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *