Safari Ramadhan, Ning Ita Kunjungi Masjid Al-Hidayah Pulowetan

CB, Mojokerto – Kegiatan Safari Ramadhan menjadi agenda rutin setiap tahun Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, SE. bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan silaturahmi keliling Masjid dan Musala untuk menyapa lebih dekat warga Kota Mojokerto. Agenda Safari Ramadhan dimulai dari tahun 2019.

Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto melaksanakan Safari Ramadhan 1443 H dengan mengunjungi Masjid Al-Hidayah Pulowetan, Kota Mojokerto, Kamis (7/4/2022) siang.

Dalam sambutannya, Ning Ita menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto setiap tahun di Bulan Ramadhan menggelar Safari Ramadhan, bergiliran ke Masjid dan Musala yang ada di Kota Mojokerto. Ada Safari Ramadhan Sholat Ashar, Safari Ramadhan Sholat Subuh, Safari Ramadhan Sholat Isya dan Tarawih.

Safari Ramadhan menjadi satu kebiasaan dan budaya silaturahmi yang terus kita laksanakan. Safari Ramadhan bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat dan melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan kegiatan peribadatan masing-masing lingkungan, Selain itu, memastikan bahwa kegiatan selama bulan Ramadhan berjalan nyaman dan aman.

Dikatakan Ning Ita bahwa Pemerintah Kota Mojokerto menggelontorkan Dana Hibah tahun 2022 sebesar 6 miliar kepada 79 penerima Dana Hibah. Melalui dana hibah tersebut Ning Ita berharap akan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk keberlangsungan kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pemerintah Kota Mojokerto mendapatkan penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama. Harmony Award merupakan penghargaan kepada Pemerintah Daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kontribusi dalam merawat dan menguatkan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita membagikan puluhan Al-Qur’an, sarung serta kurma kepada Pengurus Masjid Al-Hidayah.

Masjid Al-Hidayah Pulowetan Kota Mojokerto merupakan salah satu penerima Dana Hibah tahun 2022 dari Pemerintah Kota Mojokerto sebesar 100 Juta Rupiah. “Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk keberlangsungan kegiatan keagamaan, kegiatan sosial kemasyarakatan” ucap Ning Ita. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *