BLT Minyak Goreng dan BPNT di Kedungadem Sudah Cair

CB, Bojonegoro – Ratusan masyarakat Kecamatan Kedungadem menyambut antusias atas pencarian Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng yang bisa diambil mulai hari Senin (18/4/2022).

Terpantau, di Balai Desa Kedungadem yang bertempat di Jalan Gajahmada Kecamatan Kedungadem, ratusan warga rela mengantri hingga panas-panasan demi bisa mendapatkan BLT dan BPNT dari program pemerintah yang totalnya Rp 500 ribu.

Salah satunya Selamet Andrian (32) warga Dusun Sawahan Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Ia mengatakan sudah menunggu hampir tiga jam untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Tadi antri dari jam 9 sampai jam 12.00 baru dapat panggilan untuk menerima BPNT,” tuturnya.

Meski menunggu cukup lama, ia tidak mempermasalahkan karena sangat terbantu dengan BPNT tersebut untuk menambah kebutuhan usaha yang ia miliki.

“Ya lumayan bisa buat tambah-tambah kebutuhan jualan, karena saya jualan jamu beras kencur dan beberapa kebutuhan dapur,” ucapnya dengan nada gembira.

Ia pun merasa senang dengan adanya program tersebut karena sangat membantu untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan adanya bantuan ini, cukup meringankan dan membantu masyarakat bawah, apalagi mau lebaran, pasti sangat senang,” kata Selamet.

Hal yang sama juga dirasakan Rumini (50) warga Kelurahan Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem yang sudah mengantri dari jam 12.00. Mendapat antrian cukup panjang, ia memtuskan untuk pulang terlebih dahulu.

“Kalau saya tadi antri dari jam 12.00 WIB. Karena urutanya jauh saya pulang dulu sama anak, terus balik lagi jam 13.30 kebetulan pas dipanggil saya sudah ada,” kata rumini.

Rumini mengatakan, akan menggunakan bantuan ini untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan menambah usaha yang ia miliki. Dia pun sempat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang telah menggagas program bantuan ini.

“Kalau saya pribadi 300 ribu (BLT minyak goreng) tidak begitu besar, tetapi cukup membantu, karena saya juga punya usaha peyek jadi setiap harinya butuh minyak goreng. Untuk Pemerintah terima kasih atas bantuannya,” kata Rumini. (im/aj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *