Tanggapi Keluhan Pengguna Jalan, Puluhan PKL di Jalan A Yani Timur dan A Yani Barat Tulungagung Ditertibkan

CB, TULUNGAGUNG-Menjamurnya pedagang kaki lima (PKL)) di sepanjang jalan A Yani Timur dan A Yani Barat Tulungagung, semakin terlihat semrawut dan sering menimbulkan kemacetan. Tak pelak, puluhan PKL yang memanfaatkan bahu jalan maupun yang diatas trotoar itu dikeluhkan para pengguna jalan.

Akibat banyaknya keluhan dari pengguna jalan itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Kamis (16/06), telah menggelar penertiban kepada puluhan PKL yang berjualan di bahu jalan maupun di atas trotoar tersebut.

Sedangkan dalam penertiban tersebut, Satpol PP Tulungagung ini menggandeng jajaran Polres Tulungagung, Kodim 0807 Tulungagung serta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Pemkab Tulungagung Yulius RI. mengatakan, sebelum dilakukan penertiban itu, yakni dua minggu sebelum penertiban pihaknya pun sudah memberi peringatan dan sosialisasi pada puluhan PKL tersebut. Namun demikian, himbauan itu tak dihiraukan alias puluhan PKL yang memanfaatkan bahu jalan maupun diatas trotoar itu masih tetap berjualan.

“Sesuai peraturan daerah (Perda), bagi yang berjualan di bahu jalan atau di atas trotoar itu jelas melanggar melanggar Perda, dan itu sesuai aturan. Dan, secara umum juga mengganggu bagi pengguna jalan yang lain. Makanya ini kita tertipkan,” kata Yulius RI kepada Cahaya Baru dilokasi penertiban PKL, Kamis (16/06).

Untuk sementara, lanjut pria berkacamata ini, penertiban PKL yang semakin hari semakin menjamur itu rencananya masih di tiga titik, yakni PKL yang berjualan di jalan A Yani Timur, A Yani Barat serta seputar Alon-alon.

“Penertiban PKL ini sementara di jalan A Yani Barat, A Yani Timur dan sekita Alon-alon saja. Ya kalau nanti sudah clear baru akan geser ke titik titik yang lain,” jelas Yulius.

Masih kata Yulius, para pedagang-pedagang itu bakal diarahkan atau berjualan ke Pinka (Bantaran sungai Ngrowo, red. Dan, sebelumnya, Satpol PP juga sudah melakukan koordinasi dengan pedagang-pedagang yang ada di Pinka.

“Mereka para PKL ini sudah di data dan mereka mengisi surat pernyataan karena melanggar. Dan rencananya nanti mereka kita arahkan di Pinka, dab teman-teman yang ada di Pinka pun siap menerima,” paparnya

Ditempat yang sama, Kanit Patroli Satlantas Polres Tulungagung IPDA Zainudin yang ikut dalam penertiban PKL mengatakan, bahwa bahu jalan yang dimanfaatkan PKL jelas melanggar dan tentu pula mereka menggangu pengguna jalan.

“Berjualan di bahu jalan atau diatas trotoar itu jelas melanggar dan pasti menimbulkan kemacetan. Jadi, solosinya ya harus ditertibkan,” jelas IPDA Zainudin kepada Cahaya Baru.

Sementara itu, sejumlah pedagang yang saat didata dan menandatangani surat pernyataan pun hanya pasrah. Mereka, para pedagang, sangat sadar kalau apa yang dilakukannya itu memang melanggar.

“Ya kita hanya bisa pasrah mas, yang terpenting kita nanti diberi solusi,” kata Turmudi, pasrah (rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *