CB, Lumajang – Dengan adanya pemberitaan viral di media onlaine /cetak dan medsos pada tanggal (13/06) yaitu terkait dugaan perbedaan antara Penerima dan Data BLT DD Tahap 1 di Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Lumajang”
Selanjudnya pada tanggal (07/7) para awak media lakukan investigasi dan komfirmasi ke ketua komisi A melalui via Whatsaap beliau mengatakan bahwa Ia masih belum bisa memberi tanggapan tentang dugaan perbedaan antara Penerima dan Data BLT DD Tahap l di Desa Sentul “
“Saya belum bisa kasih tanggapan sebab saya harus turun langsung ke Sentul,” jawab Ketua Komisi A melalui via whatsaap-nya,” tuturnya.
Pada saat yang berbeda Tim dari Forum Jurnalis Independen (FORJI) Lumajang mendatangi kantor Desa Sentul untuk menemui Kades Subur untuk menanyakan berita yang rame tentang pembagian BLT DD Tahap I yang diduga tidak transfaran dan banyak yang dialihkan ke lain orang yang awalnya tidak terdaftar waktu di ajukan ke bank jatim.
“Menurut staf Desa Kades Subur sedang sakit dan pulang kerumahnya.”
” Pak inggi pulang karena sakit,” kata staf piket.
Hal itupun “dibenarkan oleh Siti Maimunah ( Bu Kades Subur) kalau Kades Subur sakit dan muntah- muntah.”
” Pak Inggi sakit mas bahkan tadi pulang dari Balai Desa dan muntah- muntah,” kata Bu Kades Subur.
“Virtigo penyakitnya,ini lama tidak kumat- kumat, dan sekarang kumat lagi dan pak inggi juga punya darah tinggi,” tambahnya.
Masih Menurut” Bu Kades Sentul, untuk memulihkan kesehatan suaminya Ia membawah ke Terapi Nurkhoyum di Pasirian.Dan mulai nampak membaik kesehatannya Kades Subur setelah dua kali Terapi di Pasirian” tandasnya.
Kembali ke permasalahan yang ada dipemerintahan Desa Sentul, komisi A DPRD Lumajang berencana akan sidak langsung ke Desa Sentul entah kapan yang akan dilakukan oleh komisi A yang jelas harapan masyarakat Sentul sangat berharap agar Desanya betul betul dipercaya,transparan jujur Adil dan bijaksana terhadap masyarakat yang layak menerima bansos tersebut,”ujar tokoh masyarakat Sentul.Bersambung .(har/gus)
