Partisipasi Pemda Pada Penyelenggaraan Pendidikan SMA Negeri se-Kabupaten Gresik

CB, Cahaya Baru – Program penyelenggaraan pendidikan Nasional yang terhambat akibat Pandemi covid-19 menyisakan berbagai macam polemik diantaranya adalah proses pembelajaran melalui Daring (dalam jejaring) dengan berorientasi pada penggunaan media elektronik yaitu handphone.

Melalui Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri se-Kabupaten Gresik, Drs. Tohir, M.M saat ditemui oleh awak media Cahaya Baru (Senin,9/11/2020) diruang kerjanya menuturkan beberapa point tentang proses penyelenggaraan pendidikan saat ini yang sedang berlangsung khususnya diwilayah daerah kabupaten Gresik.

Point pertama adalah pada teknis Daring yang dalam proses pembelajaran tidak semuanya wali murid memiliki atau mampu mengoperasionalkan Handphone, oleh karena itu harapan saya bahwa melalui pemerintah daerah dapat memberikan sumbangsihnya kepada para wali murid guna memperoleh alat bantu proses pembelajaran tersebut, tutur Drs. Tohir, M.M mengharap.

Mengingat proses prosedural yang melampaui teknis perundangan provinsi, sumbangsih berupa apapun dari pemerintah daerah agar supaya diberikan secara langsung kepada para penerima hak bantuan tersebut, imbuh Drs. Tohir, M.M yang juga sebagai ketua MKKS SMA Negeri se-Kabupaten Gresik.

Point kedua adalah, begitu banyak karyawan sekolah yang bernotaben bergaji honorer khususnya di lembaga pendidikan sekolah menengah atas wilayah kabupaten Gresik, melalui intensitas komunikasi yang terbangun dengan Kanwil Dispendik Provinsi, kami selaku perwakilan dari MKKS berharap besar akan partisipasi dari pemerintah daerah guna mendukung baik moril maupun matriil dalam proses penyelenggaraan pendidikan khususnya SMA Negeri yang diwilayah daerah, harap Drs. Tohir, M.M secara singkat.(Sub)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *