Debat Kedua, SHM-MAR Sampaikan 4 Strategi Sejahterakan Masyarakat Tanbu

CB, Tanah Bumbu – Pada debat publik kedua, Paslon Bupati-Wakil Bupati Tanah Bumbu, Kalsel, nomor 1, Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman (SHM-MAR) memaparkan beberapa program strategu guna mensejahterkan masyarakat Bumi Bersujud.

“Terdapat empat kemajuan daerah yang harus dicapai tentang kemajuan terkait ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik,” ucap Syafrudin H Maming mengawali debat publik kedua  di TVRI Kalsel, Senin (30/11/20) malam.

Lanjut SHM bahwa di bidang ekonomi ia akan menjamin UMKM di Tanbu maju pesat. Dukungan itu perlu di berikan, sebut Cuncung, sebab sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar.
“Memastikan legalitas UMKM, pengurusannya mudah dan tanpa biaya. Begitu pula sertifikasi halal, izin edar, dan BPPOM,”paparnya
Dia juga menyebut untuk UMKM ada dana stimulan sekitar Rp 44,12 triliun yang disiapkan pemerintah pusat. Sehingga dengan kebijakan itu, mereka bisa mendapat manfaat dan bisa mengakses
Selain itu, Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman juga bertekad menyelesaikan Balai Latihan Kerja yang menyesuaikan dengan kebutuhan strategis industri dan pertanian.

“Kami akan merangkul perusahaan, sehingga masyarakat yang terlatih bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai,” tegasnya.
Selanjutnya bidang kesehatan, lanjut Cuncung,selain pelayanan kesehatan gratis, Syafruddin memastikan tenaga kesehatan mamadai. Ia menyebut istilah satu desa, satu perawat, satu desa satu bidan.
“Mereka harus bertempat tinggal di Poskesdes. Sehingga selalu siap saat dibutuhkan. Jumlah dokter juga ditambah dan bertempat tinggal di tempatnya. Insentif dan fasilitas para tenaga kesehatan tersebut akan ditingkatkan,” paparnya
Paslon Nomor 1 ini juga menyampaikan program andalan lain di sektor kesehatan yakni rencana pembangunan rumah sakit.
“Akan dibangun RSUD baru untuk wilayah Satui dan Angsana. Sehingga masyarakat di sana mudah mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu di bidang pendidikan, program 1000 beasiswa, pasangan dari kaum muda ini memastikan infrasturktur pendidikan tersedia dengan baik.
“Para guru honorer dan PTT akan ditingkatkan insentifnya, terutama yang bekerja di wilayah terpencil.
Agar mereka lebih semangat,” ucapnya.
Salah satu hal menarik lainnya yang disampaikan di sektor pelayanan, Syafruddin memprioritaskan para RT dan aparatur desa agar mendapatkan tambahan penghasilan melalui peningkatan insentif.
“Karena mereka adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Saya punya pengalaman menjadi RT selama 12 tahun dan kepala desa 2 tahun. Sehingga paham betul keresahan dan kesulitan mereka,” paparnya

Pada penghujung paparannya, Syafruddin memastikan bahwa program yang dirinya tawarkan bersama wakilnya tersebut telah melalui kajian dan kemampuan keuangan daerah.
“Program kami buat, anggarannya kami siapkan. Jika pemerintah kabupaten tak miliki anggaran, kami tak akan pernah malu merendahkan tangan untuk meminta bantuan kepada pemerintah pusat dan provinsi. Bersama rakyat kita menang,” ungkap Cuncung.
Jhon/rel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *