CB, TULUNGAGUNG – Diera 4.0, kemampuan perangkat desa untuk bisa menguasai teknologi sangat di perlukan. Tentunya, semua itu sesuai tugas fungsi pokok (tupoksi) perangkat desa masing-masing. Hal itu yang disampaikan Kepala Bidang Dinas Pemberdayaan Masyrakat Desa (DPMD) Pemkab Tulungagung, Anasrudin.
“Dengan adanya teknologi 4.0 ini diharapkan dapat membantu masyarakat terkait hal-hal yang tadinya sulit atau susah dijalankan oleh masyarakat atau yang pendidikannya mungkin masih kurang,” kata Anusrudin usai memberi meteri khusus terkait SOTK untuk meningkatkan kinerja perangkat di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, kemarin.
Penerapan susunan organisasi tata kerja atau SOTK ini, lanjut Anasrudin, merupakan bagian awal dari proses pengajuan SOTK tahun 2021. Karena semua ini merupakan era teknologi yang bertujuan mempermudah proses produksi. Sehingga, diera 4.0 para perangkat desa itu diharap mampu kuasai teknologi. Sedangkan pemberian materi SOTK perangkat desa Mulyosari ini sendiri dihadiri pula Kasipem Kecamatan Pagerwojo, Babinsa, Babinkantibmas serta kades setempat.
“Semoga saja setelah kami beri materi SOTK para perangkat desa Mulyosari inibisa cepat menguasai dan bisa bermanfaat untuk keperluan masyarakat. Tentunya semua ini juga sesuai tupoksi mereka,” jelas Anasrudin.
Sementara itu, Kepala Desa Mulyosari Agil Wuisan berharap pada perangkatnya usai mengikuti materi khusus terkait piningkatan kinerja dari DPMD Pemkab Tulungagung itu untuk segera ditindaklanjuti. Mengingat, diera 4.0 ini sangatlah dibutuhkan bagi perangkat desa mampu menguasai teknologi.
“Semoga saja materi SOTK yang dipaparkan oleh DPMD menjadi modal bagi perangkat kami. Yang jelas semua ini tujuannya adalah untuk peningkatan kinerja mereka dan untuk kepentingan pula bagi masyarakat,” ujar Kades Agil Wuisan pada Cahaya Baru, kemarin.(Rul)
