CB, Tanah Bumbu – Subhansyah yang baru sebulan jabat Kadis PUPR Kabupaten Tanah Bumbu, meninjau langsung Jalan di Desa Bunati Kecamatan Angsana yang ditenggarai longsor akibat aktivitas pertambangan PT. Anzawara Satria, Minggu (23/05/2021).
Pada kunjungan itu juga melibatkan Kepala BPBD Tanbu Eryanto Rais, pihak perusahaan, perwakilan masyarakat serta sejumlah awak media yang menhikuti kegiatan tersebut.
Dituturkan oleh salah seorang warga Desa Bunati , bahwa para warga desa berharap agar perusahaan PT. Anzawara Satria dapat merespon serius terkait masalah tersebut.
Dikatakan warga tersebut bahwa perusahaan terkesan lambat dan tidak serius dalam menyelesaikan permasalahan jalan longsor tersebut.
Bahkan dirinya bersama bersama sejumlah warga juga mendirikan tenda tidak jauh dari lokasi jalan yang rusak guna memantau kinerja dari pihak perusahaan.
“Tuntutan kita agar pihak perusahaan PT. Anzawara bertanggungjawab mengembalikan jalan desa kami,”ungkap warga.
Jalan yang ambruk tersebut merupakan satu-satunya akses warga Desa Bunati menuju Jalan Propinsi, sementara ini warga menggunakan jalan alternatif yang telah disediakan oleh pihak perusahaan.
Warga meminta agar pihak perusahaan dapat dengan cepat dan sigap melakukan perbaikan jalan utama guna memudahkan aktivitas serta mobilitas warga Desa Bunati yang terganggu akibat longsor.
“Target kami secepatnya, dan adanya kami disini juga untuk berkoordinasi dengan mereka juga agar hubungan masyarakat dan perusahaan tetap baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Anzawara Sugiharto di lokasi mengatakan bahawa pihak perusahaan berkomitmen untuk mempertanggungjawabkan guna melakukan perbaikan jalan Desa Bunati terswbut
“PT. Anzawara Satria akan berfokus dalam penanganan jalan ini secepatnya,” kata Sugiharto.
Terkait hal itu, Plt Kadis PUPR Tanbu, Subhansyah, berharap apa yang menjadi komitmen dari PT. Anzawara Satria dapat benar-benar direalisasikan.
“Jalan alternatif juga harus secepatnya diperbaiki guna memudahkan aktivitas masyarakat Desa Bunati dan alhamdulillah pihak perusahaan mau bertanggungjawab atas kejadian ini,” kata Subhan. (Jhon)
