Warga Dusun Gianti : Hanya Pembenahan Tanggul Sungai Kali Lamong Untuk Sementara Waktu Dapat Menangkis Derasnya Luapan Air

CB, Gresik – Musim penghujan telah datang, seperti musim-musim penghujan sebelumnya atau semenjak zaman kerajaan Majapahit, tradisi luapan air sungai Kali Lamong belum dapat juga menampung.

Menjelang waktu maghrib, melalui undangan via telephone dari perangkat desa kepada awak media Cahaya Baru untuk hadir kelokasi, yang tentu sudah barang pasti harus melewati medan area luapan air sungai Kali Lamong.

Luapan air sungai Kali Lamong diwilayah kecamatan Benjeng dan sikatarnya, terlepas dari pengamatan awak media bahwa debet air tidak hanya menggenangi area persawahan namun luapan air sudah masuk hingga kepekarangan rumah.

Disatu pihak sangat kooperatif dengan keberadaan awak media, dilain pemikiran tidak sedikit para penyelenggara pemerintah yang riskan terhadap fungsi pers media ditengah pesatnya perkembangan iklim demokrasi.

Jum’at (5/11/2021), satu diantara beberapa warga penduduk Desa Munggugianti kecamatan Benjeng kabupaten Gresik, kepada awak media Cahaya Baru mengungkapan prihal situasi dan kondisi luapan air sungai Kali Lamong yang sedang terjadi, enggan untuk disebut namanya.

 

Jangan lewat situ mas, tegur warga, bahwa terlalu dalam genangan airnya, nanti bisa mogok kendaraan bermotornya, itu sudah banyak orang yang menuntun motornya, ucap warga mengingatkan awak media.

Gagal panen sudah pasti, namun apabila memang betul-betul pemerintah dan/ataupun pihak yang berkompeten untuk menyelesaikan persoalan luapan air sungai Kali Lamong ini, seperti yang disampaikan oleh warga penduduk Dusun Gianti kepada Cahaya Baru, maka hanya pembenahan tanggul guna sementara waktu menangkis derasnya luapan air, tuturnya.
bersambung.(Sub)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *