CB, Lumajang – Nasib pengungsi tetap dalam pantoan oleh pemerintah Desa agar tetap terjamin segala kebutuhan maupun kesehatanya.
Korban dari erupsi gunung semeru yang terjadi pada Sabtu 4/12/2021 menyebabkan puluhan warga harus tinggal sementara tetap berada didesa desa terpantau ada 10 Desa diwilayah Kecamatan Yosowilangun dengan keadaan baik dan tidak kurang suatu apapun karena tetap dalam pantoan pemerintah Desa maupun relawan lainya,”ucap Camat Indriono.
Sementara 10 Desa di kecamatan Yosowilangun salah satunya adalah masih ada hubungan Keluarga, sehingga pengungsi yang berada diwilayah Kecamatan Yosowilangun tidak perlu mempergunakan posko karena pengungsi tersebut kebetulan berada disalah satu rumah pamili atau hubungan sanak keluarga,” sebutnya.
Camat Yosowilangun juga berikan himbauan kepada seluruh Kepala Desa agar bisa membantu para pengungsi yang berada diwilayahnya masing masing untuk bisa mengondisikan dan arahan terkait dengan bansos bila mana masih ada yang belum menerima bantuan maka Pemerintah Desa segera berkoordinasi dengan pihak terkait,” jelasnya.
Ketika ditanya, sampai kapan para pengungsi harus tetap bertahan, ia mengatakan sampai situasi betul betul aman dan pemerintah terus berupaya menanganinya jika nanti situasinya kembali aman bagi mereka pengungsi yang tempat tinggalnya masih utuh pastinya kembali kerumah masing masing,” tuturnya.
Salah satu Korban Erupsi Semeru sebut saja Djaka pratama yang saat ini berada di Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Alhamdulillah ia bersama keluarga istri serta anak anaknya dengan ke adaan selamat hanya saja ada sedikit keluhan menurut Djaka sendiri saat ini mengalami batuk serta gangguan pernapasan,”tuturnya.
Harapannya semoga para pengungsi korban semeru yang berada diwilayah Kecamatan Yosowilangun tetap dengan keadaan sehat dan terjamin,laporan reporter Cahaya Baru, (Hardy wj)
