CB, Bojonegoro – Gedung baru DPRD Bojonegoro akan segera dibangun tahun ini. Direncanakan Setiap anggota DPRD memiliki ruang sendiri, dan diminta untuk desain gedung baru tidak berubah.
Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar menjelaskan, selama ini yang memiliki ruangan adalah unsur pimpinan. Anggota tidak memiliki ruang sendiri. Ruang mereka bercampur dengan ruang fraksi dan ruang komisi, Bahkan, para anggota DPRD lebih banyak berada di ruang komisi.
“Jadi nanti di gedung baru harus ada ruang untuk setiap anggota,” jelasnya.
Kebutuhan ruangan untuk setiap anggota DPRD sangat mendesak. Selama ini anggota DPRD tidak memiliki ruang sendiri. Padahal, kepentingan setiap anggota sama dengan pimpinan.
“Kebutuhan ruang anggota DPRD itu mendesak sekali,” ujarnya.
Umar menjelaskan, setiap anggota DPRD memiliki kepentingan berbeda-beda. Mereka berasal dari daerah pemilihan (dapil) masingmasing. Sehingga, mereka kerap menerima tamu. Tidak adanya ruang tersendiri, membuat para tamu anggota tidak bisa menemui tamu secara khusus.
“Karena itu, agar dinas perumahan, kawasan permukiman, dan cipta karya (PKPCK) segera memulai proses lelang. Sehingga, bisa selesai tepat waktu.” desak Umar
Umar menjelaskan, desain gedung DPRD nantinya akan dibangun dua gedung. Gedung paripurna dan gedung sekretariat.
Gedung DPRD yang lama, bisa dimanfaatkan pemkab untuk ditempati organisasi perangkat daerah (OPD). Bisa juga digunakan sarana lain. Sebab, DPRD nantinya sudah tidak berkantor disitu lagi setelah gedung di Jalan Veteran jadi.(hms/aj)
