CB, Banyuwangi – Guna menumbuh kembangkan perekonomian rakyat, khususnya masyarakat yang tersebar diberbagai desa dan Kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Banyuwangi, maka pemerintah kabupaten Banyuwangi melakukan berbagai macam terobosan. Baik itu melalui sektor pariwisata, UMKM, kerajinan, ketrampilan dan lain sebagainya. Agar tercipta perekonomian rakyat semakin meningkat.
Salah satu upaya pemerintah kabupaten Banyuwangi dalam meningkatkan perekonomian rakyat, dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahragav( Dispora) kabupaten Banyuwangi dengan cara memberikan pelatihan ketrampilan sablon kepada para pemuda – pemuda yang tersebar diberbagai desa dan kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Banyuwangi. Sehingga kedepannya terbentuk pemuda mandiri, kreatif, berkreasi dan memahami tentang sablon.
Oleh karena itu, Dispora kabupaten Banyuwangi pada Triwulan pertama tahun 2022 menggelar pelatihan sablon kepada para pemuda yang ada di 10 ( sepuluh) desa yang tersebar di berbagai kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Banyuwangi.
Dari sepuluh desa yang mengikuti pelatihan sablon tersebut, diantaranya : Desa Kembiritan kecamatan Genteng, Desa Margomulyo kecamatan Glenmore, Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh, Desa Bangunsari kecamatan Songgon, Desa Sumberagung kecamatan Pesanggaran, Desa Bareng dan desa Pakistaji kecamatan Kabat, Desa Sukojati kecamatan Blimbingsari, desa Tamansuruh kecamatan Glagah dan desa Pengatigan kecamatan Rogojampi.
Di ruang kerjanya, Azis Hamidi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Banyuwangi melalui Tedy Radiansyah, Kepala Bidang Pemuda Dispora , mengatakan ” Kegiatan pelatihan sablon yang digelar di sepuluh desa tersebut bertujuan untuk membentuk pemuda yang mandiri melalui ketrampilan sablon. Terkait pelatihan sablon tersebut, kita ( Dispora ) merangkul tenaga instruktur dari Republik Osing ” Jelasnya.
Masih menurut Tedy, bahwa ” pelatihan sablon tersebut diikuti oleh para pemuda pemula yang belum mengerti tentang sablon. Sehingga Instruktur memberikan pelatihan sablon manual tingkat dasar dan membekali ketrampilan pada para pemuda untuk berwirausaha ” Pungkasnya. ( Imam )
