Nikahi Siri Istri Orang, Oknum Perangkat Desa Sambijajar Bakal Diperkarakan

CB,TULUNGAGUNG – Arik Wijayanti, (41), warga lingkungan sepuluh (10) Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, bakal memperkarakan Eko Wijayanto (41) ke jalur hukum. Pasalnya, pria yang beralamat dusun Tanjung Desa Sambijajar Kecamatan Sumbergempol ini telah menikahi siri semasa ia masih berstatus istri orang lain, namun tiba-tiba dia ditalak oleh pujaan hatinya itu.

Arik mengatakan, bahwa hubungan terlarang itu sudah terjadi sejak tahun 2019. Iapun mengakui, hingga terjadinya pernikahan siri itu, yakni antara dirinya (Arik, red) maupun Eko saling memiliki pasangan masing-masing.

Dan, dirinya mau diajak nikah siri oleh Eko, yakni tepatnya pada 08 Maret 2021 pada oleh pria yang juga sebagai perangkat desa Sambijajar ini, karena pada saat itu ia dijanjikan bakal dinikahi sah secara agama maupu negara.

“Saya dan Eko menjalin hubungan asmara Sudan sejak tahun 2019, dan Eko mengajak saya nikah siri di Desa Majan,” kata Arik seraya menunjukkan buku nikahnya itu kepada Cahaya Baru, Rabu (12/10)

Awalnya, lanjut Arik, hubungan asmaranya itu aman-aman saja. Namun demikian, seiring jalannya waktu hubungan asmaranya itu telah terendus suaminya, yakni Sahroni. Iapun menceritakan, usai terendus itu malah makin menjadi-jadi, karena dirinya terlanjur cinta dan terhipnotis oleh janji palsu pria idamannya itu. Padahal, menurut Arik, bahtera rumah tangga yang dibangun dengan mantan suaminya itu sudah dikaruniai 4 anak.

Merasa tertipu janji manis Eko dan terlanjur diceraikan suaminya, iapun mengadukan masalahnya itu ke Kepala Desa (Kades) Sambijajar akan tetapi tidak ada tanggapan serius. Rasa kecewanya itu juga semakin menjadi, yakni setelah Istri dan orang tua Eko melabraknya, namun pria yang selama ini dibangga-banggakan itu malah justru menalaknya.

Dan, imbuhnya, merasa telah dirugikan secara materi pula oleh Eko, iapun bakal melalui Jalur hukum.

“Jujur, saya sangat kecewa, ternyata janji-janji Eko semu belaka. Jelas sekali, ketika saya di labrak dan di maki maki istri dan orang tuanya, dia malah diam saja. Dan yang paling menyakitkan Eko justru menalak saya mas,” jelas Arik seraya mengatakan jika dirinya sudah berkorban banyak dengan Eko.

Sementara itu , Suhardi Kepala Desa Sambijajar ketika dikonfirmasi Cahaya Baru via WhatsApp tak menampik kalau dirinya pernah ditemui Arik. Bahkan, iapun pernah menyarakan agar permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Benar mas, dulu Arik pernah menemui saya di balai desa dan saya sarankan untuk menyelesaikan permasalah itu dengan cara kekeluargaaan,” kata Suhardi (rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *