CB, TULUNGAGUNG- Polisi bakal mengungkap dugaan lain atas penemuan mayat di atas Jembatan kecil di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Jepun, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Adanya Dugaan, terjadinya penganiayaan sebelum pria yang sebelumnya disebut Mr. X ini telah disampaikan oleh dua saksi yang diperiksa unit Reskrim Polsek Tulungagung, Senin (13/2)
Kapolsek Tulungagung Kompol Ernawan menegaskan, hingga saat ini pihaknya sedang bekerja melakukan Untuk itu, pihaknya melakukan penyelidikan pada dua saksi yang telah diperiksa untuk dimintai keterangannya.
Dan, daari hasil keterangan dua saksi, yakni seorang yang menemukan dan teman korban sebagai pengamen jalanan mengindikasikan adanya kekerasan yang mengakibatkan pria asal Tulungagung ini meninggal.
“Awalnya kita menduga luka kecil itu luka biasa, namun ternyata korban ini jatuh dan kepala bagian belakang membentur benda keras,” ujarnya.
Dari benturan ini, pengamen jalanan yang kini tinggal di salah satu desa di Kecamatan Kedungwaru itu meninggal dunia. “Benturan itu karena ada dugaan kesalah pahaman, lalu terjadi perkelahian atau penganiayaan. Bukti dari ini ada hasil autopsi yang telah kita dapatkan,” jelas Kapolsek.
Mengingat masih dalam penyelidikan, ia tidak membuka ke publik siapa terduga pelaku yang telah melakukan penganiayaan dan mengakibatkan korban meninggal dunia ini. “Belum, belum bisa kita buka (terduga pelaku). Ini masih penyelidikan, jadi ditunggu saja nanti hasilnya,” kata Ernawan.
Kejadian ini, lanjut Kapolsek Kompol Ernawan, terjadi pada Sabtu malam dan korban ditemukan pada pagi atau tepatnya Minggu (12/3) pukul 06.00 wib. Mayat yang sebelumnya viral di media ini, yakni seorang saksi yang diketahui berinitial AMS (31), saat menyapu melihat tubuh tergeletak tak jauh dari tempatnya bekerja itu.
Saat dirinya melihat, sosok tubuh itu diketahui berjenis kelamin pria dan tak berindentitas. Awalnya ia mengira, pria ini sedang tertidur, namun kemudian saksi AMS melanjutkan pekerjaannya menyapu dan setelah usai ia penasaran atas pria yang dilihatnya itu.
Saat dirinya penasaran, iapun kembali mendekat dan melakukan pengechekan kembali pada orang tersebut. Ternyata, perutnya sudah tidak bergerak seperti orang bernafas. Melihat pria itu tak bernafas, AMS kemudian memberitahukan ke Abdul Haris (50) yang saat itu kebetulan hendak mengambil sampah.
Kemudian Haris mendatangi laki-laki dan megechek denyut nadi yang berada di tangan tangannya itu Dan, ternyata, denyut nadi laki-laki yang di identifikasi sebagai Mr X ini sudah tidak ada dan sudah meninggal dunia.(Hsu)
