Lacak Pencuri Sapi Milik Warga Desa Karanganyar Polisi-TNI Gunakan Drone Dan Anjing Pelacak

CB,- Lumajang – Pencurian sapi kembali terjadi diwilayah selatan, Aparat kepolisian menggunakan Anjing Pelacak K-9 untuk memburu jejak pelaku dan mencari sapi yang dicuri,selasa 21/2/2023.

Kita gunakan K9 untuk mencari atau melacak sapi warga yang dicuri,”kata kapolsek AKP Harianto SH,MH kepada wartawan.

Segala sumber daya dikerahkan, untuk mengungkap aksi pencurian sapi yang telah meresahkan masyarakat ini, pesawat terbang atau Drone dan anjing pelacak serta dibantu oleh TNI dan Kades Karanganyar Sugio beserta jajaranya dan warga masyarakat  dikerahkan mulai dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) sampai kelokasi ladang tebu Desa Karang anyar sehingga ditemukan bekas kaki sapi dan pelaku masuk ke persawahan warga Desa Munder dan Desa Krai sehingga titek telakhir berada di daerah Dusun Kebonan Desa Krai,”ujar Kapolsek.

Barang bukti ditemukan sepasang sandal diduga milik pelaku beserta tali sapi warna merah yang dibuang oleh pelaku,”tambahnya.

Diduga, aksi pencurian sapi  sekitar pukul 1:30 WIB dini hari,korban pemilik sapi diketahui bernama Bunasir 60 warga Dusun Karanganom Rt09 Rw03 Desa Karanganyar Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, menceritakan kejadian yang dialami, sekitar pukul 1:30WIB Bunasir terdengar suara benturan dibelakang rumahnya setelah itu menghampiri dan membuka pintu dapur kemudian melihat sapi miliknya dikandang sudah tidak ada.

“Bunasir langsung membangunkan dan melaporkan kejadian ini ke tetangga sebelah rumahnya untuk meminta tolong dan menyampaikan jika sapi miliknya digondol maling, lalu menghubungi Kasun lanjut Kepala Desa Sugiyo sehingga kejadian ini langsung melapor kepihak yang berwajib Polres Lumajang.

Kerugian menurut Bunasir ditafsir sekitar Dua puluh lima juta rupiah dengan dua ekor sapi,”katanya.

Setelah dilakukan pencarian hingga sejauh 3 km,akhirnya petugas gabungan dari kepolisian dan TNI beserta Satgas keamanan Desa SKD diberhentikan,anjing pelacak berhenti dilokasi telakhir ladang tebu Dusun Kebonan Desa Krai yang berjarak 25m dari Masjid Baiturrahim.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson S, SH.S,I.K M.H ketika dikonfirmasi melalui chat WhatsApp-nya masih belum ada jawaban dan keterangan terkait kasus ini. (Hardy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *