CB, PASURUAN – Tahun ini Pemda Pasuruan telah merencanakan program jambanisasi yang tersebar di beberapa desa setidaknya ada sekitar 1.200 unit dan sementara untuk anggaran yang telah di alokasikan sekitar Rp 3 millar. Untuk proses fisiknya di lapangan sudah hampir terselesaikan. di sisi lain Jumlah jamban sehat yang akan dibangun Pemkab Pasuruan tahun depan 2024 agaknya berkurang atau separuhnya.
Hal itu di lakukan dengan adanya Penyesuaian kemampuan anggaran menjadi alasannya, yang kedua tahun depan merupakan tahun politik, sehingga untuk pengajuan nya sangatlah minim. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Eko Bagus mengatakan, jumlah masyarakat yang belum memiliki jamban, memang masih tinggi di Kabupaten Pasuruan. Mencapai puluhan ribu kepala keluarga (KK). Upaya untuk mengakomodasi kepemilikan jamban sehat sejatinya terus dilakukan. Termasuk dengan penyiapan program jambanisasi.
“Tahun ini, kami menyiapkan Rp 3 miliar untuk mendorong program bangun jamban atau bangun WC. Dari dana tersebut, setidaknya diproyeksikan ada 1.200 jamban yang bisa direalisasikan pembangunannya,” ungkapnya.
Hanya saja, jumlah tersebut akan menyusut. Tahun 2024, tak akan sebanyak itu. Menurut Eko, hanya sekitar separo atau sebanyak 600 jamban yang akan direalisasikan. Hal ini berkaitan dengan anggaran. Pihaknya mengusulkan, sekitar Rp 1,5 miliar untuk 2024 mendatang.
“Tidak bisa sebanyak tahun ini lantaran banyak kegiatan yang akan dilakukan. Khususnya berkaitan dengan pemilu dan juga pilkada. Kebutuhan anggaran banyak digulirkan untuk pelaksanaan pemilu,” sampainya. (Shod)
