CB, Blitar – Program RT keren tahun 2023 ternyata mampu mendongkrak usaha Kripik Nangka menjadi produk unggulan di Rukun Warga (RW) 8, Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Menurut ketua RW 08 Kelurahan Gedog Heru Irawan menerangkan bahwa dalam program RT Keren yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Blitar untuk tahun 2023 setiap RT mendapat kucuran dana sebesar Rp 50 juta yang digunakan untuk fisik 70 persen dan non fisik 30 persen sebagai pengelolanya adalah Pokmas (kelompok masyarakat).
“Di wilayah kami RW 08 ini membawahi 4 RT, masing-masing RT mendapat bantuan Rp 50 juta dengan ketentuan untuk pembangunan fisik sebesar 70% dan kegiatan non fisik sebesar 30 persen, jumlah totalnya Rp 200 Juta untuk 4 RT, kegiatan ini yang mengelola adalah kelompok masyarakat, ” terang Heru Irawan saat dikonfirmasi dikediamannya.
Ia juga menjelaskan, untuk kegiatan non fisik di wilayah RW 08 diwujudkan dengan program pemberdayaan perempuan, salah satunya adalah usaha kelompok “Aneka Kripik Sekawan” yang berada di jalan Kastomo No 13 RT 04 RW 08 Kelurahan Gedog.
Lebih lanjut, Ketua RW 8 mengatakan bahwa pada usaha kelompok Aneka Kripik Sekawan itu ada salah satu produk unggulan yang dapat dijadikan andalan dalam usaha kelompok pemberdayaan perempuan, yaitu Kripik Nangka,
“Buah Nangka ini memiliki ciri khas sendiri, yaitu satu-satunya buah kalau diolah menjadi kripik, tidak akan berubah aroma dan rasanya, selain itu cara pengolahannya juga tidak asal mengolah saja, ini harus menggunakan alat tertentu untuk menghasil aroma dan rasanya, hanya buah nangka kalau dijadikan kripik yang rasa dan aromanya tetap tidak berubah, namun kalau buah lain selain nangka, kalau diolah menjadi kripik aroma dan rasanya akan berubah, maka Kripik Nangka inilah yang bisa dijadikan produk unggulan,” urainya.
“Sayangnya saat ini untuk ketersediaan bahan baku buah nangka masih kurang. Oleh karena itu saya punya gagasan untuk mengusulkan kepada pemerintah agar dana program RT Keren itu bisa dialokasikan untuk pengadaan pembibitan buah Nangka, jadi bagi warga yang mempunyai lahan tanah bisa diberi bantuan bibit buah Nangka dan hasilnya buah bisa dijual ke usaha kelompok sebagai bahan baku kripik nangka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Gedog Yulianto menyampaikan, kegiatan program RT Keren tahun 2023 diwilayanya untuk fisiknya digunakan membuat dak penutup saluran air tepi jalan, yang gunanya bisa dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima untuk buka usaha.
“Untuk kegiatan fisik di RT 04 RW 08 membuat penutup saluran air, yang nantinya bisa digunakan berjualan oleh masyarakat,” kata Yulianto.
Secara terpisah, Nana Novita selaku penanggungjawab Kelompok pengembangan Kelompok “Aneka Kripik Sekawan” RT 04 RW 08 Kelurahan Gedog kepada wartawan, Sabtu 10 Desember 2023, di tempat usahanya di Jl. Kastomo No 13 Gedog Kota Blitar.
Dikatakan oleh Nana, usaha kelompok Aneka Kripik Sekawan di RT 04 RW 08 ini merupakan penjabaran dari pelaksanaan program RT Keren tahun 2023, dari Pemerintah Kota Blitar.
“Kegiatan ini merupakan dari pelaksanaan program RT Keren tahun 2023, di wilayah RT 04 RW 08, Kelurahan Gedog.Kegiatan ini diawali pada bulan Oktober kemarin, Alhamdulillah saat ini penjualan produksinya mulai lancar, bisa masuk supermarket, toko-toko, dan kios-kios. Selain itu pemasarannya produk ini juga melalui online, jadi selain offline juga melalui online,” tutur Nana.
Nana Novita juga menyampaikan usaha kelompok Aneka Kripik Sekawan yang dirintisnya di RT 04 ini memproduksi beraneka Kripik di antaranya ada Kripik buah Kates, pisang, pare, nangka. sedangkan untuk peralatan pengolahan produk diperoleh dari bantuan pemerintah kota Blitar lewat program RT Keren.
“Ini masih tahap rintisan, mudah-mudahan kedepannya usaha kelompok Aneka Kripik Sekawan ini bisa maju berkembang menjadi sentra industri makanan ringan di kelurahan Gedog, maupun kota Blitar,” harapnya.
Terkait dengan permodalan Nana Novita mengatakan tidak ada masalah, karena sebelumnya sudah memiliki kas kelompok dan ditambah dengan urunan anggota.
“Alhamdulillah untuk modal awal semuanya sudah kembali, dan karena ini masih dalam tahap rintisan ya kita utamakan adalah pengembangan usaha kelompok yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Pram/Kmfkota)
