CB. Tolitoli,. Penyaluran Beras bantuan yang di berikan pemerintah melalui dinas ketahanan pangan kabupaten tolitoli yang di salurkan melalui Perum Bulog tolitoli di duga tidak tersalurkan semua, hal tersebut menjadi dugaan, disebabkan ada 135 warga miskin di desa Labuan Lobo kecamatan Ogodeide kabupaten tolitoli yang tidak mendapatkan jatah beras bantuan pangan di tahun 2024 ini,.
Hal tersebut menuai protes dari kepala desa Labuan Lobo, Basir Abbas menyebutkan bahwa penyaluran beras yang di lakukan oleh perum bulog tidak sesuai dengan data yang ada, kerena telah tercatat sebanyak 156 kk warganya yang telah terdata di desanya, dan penyaluran beras bantun pangan yang turun di desa Labuan Lobo pada thun 2023 sebanyak 1560 kilo atou berjumlah 156 karung,
namun penyaluran beras bantuan pangan di thun 2024 yang di salurkan Perum Bulog hanya 210 kilo atou berkisar 21 karung yang di salurkan ke desanya, dengan kurangnya beras, pihak desa belum bisa menyalurkan beras tersebut, ungkap basir.
Basir juga menambahkan penurunan angka drastis dari data penerima bantuan pangan yang ada saat ini hanya terjadi di desa Labuan lobo, sehingga dengan kejadian tersebut dirinya selaku pemerintah desa, suda berupaya untuk menanyakan kejadian tersebut dengan pihak perum bulog, namun perum bulog hanya menyampaikan bahwa pihak mereka hanya menyalurkan sesuai dengan data yang mereka ambil dari dinas perencanaan pembangunan daerah (BAPPEDA),, sehingga pihak pemerintah Desa kembali menanyakan ke BAPPEDA, namun Pihak bappeda juga mengelak bahwa tidak pernah memberikan data penerima bantuan pangan ke perum Bulog, sehingga hal tersebut patut diduga ada permainan dan kecurangan yang di mainkan oleh pihak terkait tegas kades,.
Sementara media ini juga beberapa kali mencoba menemui kepala cabang Bulog tolitoli untuk mengkonfirmasi adanya kejadian penyaluran beras bantuan pangan yang di salurkan oleh perum bulog di desa Labuan Lobo, namun kepala cabang bulog yang katanya baru menjabat sekitar 3 bulan sering kali tidak berada di tempat,! (Ksrian)
