CB, TANAH BUMBU – Kegiatan itu yang merupakan puncak event budaya maritim Mappanre Ri Tasie Tanah Bumbu dilaksanakan di pesisir pantai Pagatan, Minggu, 8/4/24).

Pada momen itu bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar dan wakil bupati H M Rusli turut tampil perwakilan gubernur Kalimantan Selatan, Sekda Tanah Bumbu, Ketua DPRD Tanbu, Ketua ade ogi Pagatan, tokoh masyarakat serta para tamu undangan.
Sedangkan Event Mappanre Ri Tasi’e Tanah Bumbu tahun ini mengusung tema nelayan berkah, ikan melimpah Tanah Bumbu menuju Serambi Madinah.
Dikatakan Bupati dr HM Zairullah Azhar bahwa event tersebut sebagai salah satu kegiatan wisata bahari daerah selain sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat terutama para nelayan pesisir Pagatan Tanah Bumbu atas melimpahnya hasil tangkapan ikan.
Karena nelayan merupakan penggerak ekonomi masyarakat dan sejarahnya menjadi kekuatan Kalimantan Selatan, kata bupati.
Dijelaskan bupati Tanah Bumbu, sejarah Tanah Bumbu lanjut Zairullah tak terlepas dari peran seorang tokoh bernama Punna Dekke saat itu mulai membangun kawasan ini yang kemudian dikenal dengan kerajaan Pagatan.
Lanjutnya, bahwa berdirinya kerajaan Pagatan setelah puanna Dekke mendapat hak otorita atas kawasan ini dari penguasa kerajaan Banjar kala itu.
Abah Zairullah apresiasi dan ucapan selamat atas kegiatan budaya maritim Mappanre Ri Tasie ini disampaikan juga oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor melaluu Kepala Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Sulkan.
Pada momen yang sama, gubernur menyampaikan, event budaya bahari ini diharapkan dapat mendongkrang perekonomian masyarakat setempat.
Diharapkan Event budaya ini mampu menjadi daya tarik mendongkrak kunjungan wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara, ungkapnya.
(Team)
