Nikmati Hiburan Malam dan ‘Konsumsi’ Narkoba, Oknum ASN Dinkes Tulungagung Diciduk Ditresnarkoba Polda Jatim, dr Kasil: Kita Tidak Bisa Berandai-andai

CB, TULUNGAGUNG-Tertangkapnya oknum ASN Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung oleh Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, 15 Mei 2024, jadi bahan berbincang berbagai kalangan dan menjadi viral.

Sedangkan penangkapan oknum ini sendiri terjadi di room, yakni di sebuah tempat hiburan malam yang berada di Kalibokor Selatan Surabaya, kisaran pukul 20.30 WIB.

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Kasil Rohmad menyampaikan, tertangkapnya bawahannya itu soal dugaan penyalahgunaan narkotika. Bahkan, dirinya pun mengaku terkejut setelah mendapat informasi yang diterimanya dari media massa.

“Saya terkejut, dan saya benar-benar tidak tahu terkait penangkapan itu,” kata dr Kasil Rokhmad saat dikonfirmasi cahayabaru.id di RSUD dr Iskak Tulungagung, Jumat (17/05).

Pria yang juga menjabat sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung ini mengaku baru mendapat informasi, setelah ditemui awak media di tempat dinasnya. Bahkan, hingg kini, dirinya belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak berwajib.

“Saya baru mendapat informasi dari media, secara resmi belum ada pemberitahuan (dari kepolisian) ke pihak kami,” jelas dr Kasil.

Sampai saat ini, dirinya pun masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwajib, apakah HP (40), ditangkap sebagai pemakai atau ada kaitan dengan jaringan tertentu. “Kita kan belum tahu yang bersangkutan ini pemakai atau pengguna atau mungkin hanya coba-coba,” katanya.

Untuk itu, dirinya masih menunggu status pegawainya itu dan menghormati proses yang tengah ditangani kepolisian. “Kita tidak bisa berandai-andai, apakah nantinya akan diproses hukum atau akan bisa direhabilitasi,” tuturnya.

Karena belum ada kejelasan terkait kasus yang diduga menimpa bawahannya itu, secara kedinasan ia belum bisa menjelaskan sanksi bagi HP. Namun demikian, sebagai langkah awal paska mendapatkan informasi ini, ia telah menyampaikan melalui perpesanan WhatsApp, pada pihak-pihak terkait seperti Inspektorat, BKSDM, Sekretaris Daerah dan Pj Bupati Tulungagung.

Terkait tugasnya di kedinasan yang cukup vital, dr Kasil memastikan tidak akan terganggu. Pasalnya, tugas HP sebagai Kasubag Keuangan hanya mencatat keluar masuknya anggaran.

“Beliau (HP, red) hanya mencatat kebutuhan atau anggaran keuangan tetap dari BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah),” jelas dr Kasil.

Menurutnya, keseharian HP saat dinas.tidak berubah dan bekerja seperti biasa. Namun, beberapa kali, HP mengeluh ke koleganya terkait keuangan. Hal-hal yang tidak berhubungan dengan kedinasan, Dokter Kasil tidak banyak memberikan komentar.

Sementara saat dilakukan rilis oleh Polda Jatim, untuk Tulungagung terdapat dua nama yang terjaring dan diamankan dari tempat hiburan malam di Surabaya, satu nama lagi yang berinisial AM (29) asal Kecamatan Karangrejo, yang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan juga menjabat sebagai Kasubag Perencanaan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Seperti diberitakan sebelumnya, HP dan AM ditangkap bersama-sama DP (43) warga Krembangan Surabaya, HED (33) karyawan karaoke Medokan Semampir, YWA (25) warga Krembangan, RAP (32) warga Sawahan dan DYA (33) asal Gondanglegi, Malang.

“Dari tujuh orang yang diamankan, satu diantaranya pegawai negeri sipil (PNS),” kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Jatim, AKBP Windy Syafutra, Kamis (16/5)

Sedangkan narkotika yang digunakan jenis ekstasi. Saat digrebek, Petugas menemukan pil ekstasi pecahan kecil dua butir sisa penggunaan dengan berat 0,622 gram. Selain itu, setelah dilakukan tes urine ketujuh orang positif mengandung methamphetamie dan amphetamine.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *