CB Blitar – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil 7, Gus Tamim, menggelar sarasehan bersama para jurnalis di Kampung Coklat pada Minggu, 9 Februari 2025. Mengusung tema “Merajut Kebersamaan Membangun Blitar Masa Depan”, acara ini menjadi wadah diskusi yang membahas peran media dalam mendorong kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Gus Tamim menekankan pentingnya sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat dan konstruktif, sehingga dapat menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan aspirasi masyarakat. “Pers adalah mitra strategis dalam pembangunan. Melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif, media bisa mendorong perubahan positif bagi Blitar,” ujarnya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan para jurnalis menyampaikan berbagai pandangan dan tantangan yang dihadapi dalam pembangunan daerah. Beberapa isu yang mengemuka dalam perbincangan antara lain pengembangan ekonomi lokal, kualitas pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jurnalis juga menyoroti pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi dalam proses pembangunan.
Gus Tamim menanggapi dengan menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi semua pihak. Ia juga mengapresiasi peran jurnalis yang selama ini aktif mengawal kebijakan publik dan menjadi suara masyarakat. “Saya percaya, media memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik yang sehat. Jika kita bisa berjalan bersama, Blitar akan semakin maju,” tambahnya.
Selain membahas peran media, sarasehan ini juga menjadi ajang dialog antara jurnalis dengan pemangku kebijakan dan relawan Gus Tamim. Mereka berdiskusi mengenai berbagai peluang serta tantangan yang dihadapi dalam membangun Blitar ke depan. Beberapa peserta juga mengusulkan agar komunikasi antara pemerintah dan media terus diperkuat agar kebijakan dapat tersampaikan dengan lebih baik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Tamim mengajak insan pers untuk terus berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan membangun. Ia berharap media tidak hanya menjadi pengawas kebijakan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi permasalahan daerah. “Saya ingin pers tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan saran konstruktif. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama membangun Blitar yang lebih baik,” katanya.
Sarasehan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan relawan Gus Tamim yang turut memberikan pandangan mereka. Mereka menilai bahwa media memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai isu penting, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kesejahteraan sosial.
Menutup acara, Gus Tamim menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan insan pers. Ia berjanji akan selalu membuka ruang diskusi agar media dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. “Kita tidak bisa membangun Blitar sendirian. Dibutuhkan kebersamaan dan komitmen dari semua pihak, termasuk media, agar visi Blitar yang lebih maju dan sejahtera bisa terwujud,” pungkasnya.
Acara ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat kerja sama antara media dan pemangku kebijakan, guna memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat selalu akurat, objektif, dan bermanfaat bagi kemajuan Blitar.(Pram)
