Sukses! Festival Balon Udara Perdana di Tulungagung Dibanjiri Belasan Ribu Pengunjung

CB, Tulungagung – Tradisi menerbangkan balon udara di wilayah Tulungagung dan Trenggalek telah berlangsung sejak lama. Namun, dalam praktiknya, tidak jarang balon-balon udara yang diterbangkan secara sembarangan justru menimbulkan risiko, bahkan menyebabkan insiden.

Salah satu contohnya terjadi menjelang Lebaran lalu, ketika sebuah balon udara yang diterbangkan komunitas asal Trenggalek jatuh di Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Insiden ini mengakibatkan kerusakan serius pada rumah dan mobil warga. Sejumlah orang pun ditetapkan sebagai tersangka akibat kejadian tersebut.

 

Oplus_131072

Sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak terulang, Polres Tulungagung mengambil langkah proaktif dengan mengumpulkan para penggemar balon udara dan memberikan sosialisasi terkait tata cara penerbangan balon yang aman dan tidak merugikan orang lain. Hasilnya, Festival Balon Udara Perdana pun berhasil digelar dengan lancar dan meriah.

Festival yang dilaksanakan di Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, ini sukses menarik perhatian besar dari masyarakat. Belasan ribu pengunjung memadati lokasi acara, hingga menyebabkan kemacetan panjang di jalur provinsi sekitar lokasi.

Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi, SH, SIK, MTCP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan bentuk kepedulian Polres terhadap keselamatan masyarakat, sekaligus menyediakan wadah aman bagi para pecinta balon udara. Ia juga menegaskan bahwa mulai sekarang, penerbangan balon udara ilegal tidak diperbolehkan lagi.

“Festival ini adalah ruang kreasi yang aman bagi para penghobi balon udara. Balon yang diterbangkan dikendalikan dengan tali, sehingga tidak membahayakan masyarakat. Kami harap ke depan tidak ada lagi penerbangan balon liar,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE, ME, mengapresiasi Polres Tulungagung atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam mewadahi komunitas balon udara melalui penyelenggaraan festival ini.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan,” ujar Bupati.

Kepala Desa Notorejo, Mustakim, juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas dipilihnya desanya sebagai lokasi festival.

“Ini benar-benar di luar dugaan. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Kapolres atas kepercayaan yang diberikan. Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan di masa depan,” ungkap Mustakim.

Festival ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain perwakilan dari Kementerian UMKM, Wakil Bupati Tulungagung, Dandim 0807, Ketua DPRD, perwakilan OPD, Kapolsek se-Tulungagung, Camat Gondang, serta para kepala desa se-Kecamatan Gondang.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *