CB, JENEPONTO – Pemerintah Kelurahan Bontoa menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Bontoa tahun anggaran 2026-2027 yang rutinitas dilaksanakan setiap tahunnya, namun gelar acara Musrenbang kali ini, diibaratkan makan sayur tanpa garam. Rabu, 28 Januari 2026.

Diibaratkan makan sayur tanpa garam, karena seharusnya anggota DPRD Kab. Jeneponto khususnya dapil I Biinamau – Turatea terutama yang mendapatkan undangan, seharusnya dapat meluangkan waktunya untuk hadir ditengah tengah masyarakat mendengar langsung apa keluhan dan apa usulan-usulan masyarakat yang menjadi prioritas.
Dalam hal ini, beberapa warga dari perwakilan masing-masing lingkungan merasa kesal dan kecewa dengan ketidak hadiran anggota DPRD khususnya dapil I Binamu-Turatea bagi yang dapat undangan.
Dalam pelaksanaan Musrenbang ini, Lurah Bontoa, Saharullah. S,S. Kom dalam sambutannya menyampaikan terkait pentingnya keterbukaan data terhadap seluruh warga penerima bantuan yang ada di Kelurahan Bontoa.
“Kami minta kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto agar kembali melakukan pendataan ulang terhadap seluruh masyarakat Kelurahan Bontoa yang masuk kategori desil-1 sampai desil-4”. Pinta Lurah Bontoa.
Dikatakannya, kalau perlu kami perintahkan kepada seluruh kepala lingkungan untuk mendampingi dinas sosial dalam melakukan pendataan secara professional.
Hanya saja sangat disayangkan, karena ketidak hadiran anggota DPRD beserta pihak Dinsos Kabupaten Jeneponto dan Dinas Koperasi yang dianggap sangat bersentuhan dengan masyarakat.
Selanjutnya Sambutan perwakilan Dinas Perkimtan Kabupaten Jeneponto, menyampaikan ada kurang lebih 1859 orang warga se-Kabupaten Jeneponto yang masuk data base yang usulkan kepusat untuk mendapatkan RUTILAHU
Perlu kita ketahui bahwa di Kelurahan Bontoa dari 35 warga masuk data base calon penerima rumah tidak layak huni, kemungkinan besar tahun ini dapat terealisasi 8 unit rumah
Kapus Binamu, Dr Rahmawati Ahmad, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan ada beberapa program yang menjadi prioritas dikelurahan Bontoa seperti rehabilitas Puskeskel dan pembangunan posyandu di lingkungan Bungkeke
Turut hadir pada acara tersebut lurah Bontoa,.Saharullah. S, S. Kom Masing-masing perwakilan OPD antara lain: Dinas PMD kabupaten Jeneponto, dinas pertanian kabupaten Jeneponto, Hardin Nasri, dinas perkimtan kabupaten Jeneponto, camat Binamu,, Bapenda kabupaten Jeneponto, Bhabinkamtibmas kelurahan Bontoa, Serma Suilham, Imam lurah, Muh Asri, S.Pdu, kader posyandu serta para kepala lingkungan. (Hamzah Sila).
