CB, SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet dan resmi membuka Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sampang, guna untuk memulai rangkaian Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Open House dan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS) di sekolah permanen yang bertempat Di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Jumat (31/7/26).
Sebanyak 335 siswa dari empat kabupaten di Madura mengikuti MPLS sebagai langkah awal sebelum memulai proses belajar mengajar di sekolah berkonsep boarding school atau berasrama tersebut. Dari 335 peserta, 24 siswa berasal dari jenjang SD, 104 siswa SMP, dan 85 siswa SMA asal Kabupaten Sampang.
Kegiatan tersebut langkah awal memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik dan orang tua sekaligus memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah.
Hadir pada kesempatan itu, perwakilan Kementerian Sosial RI, Forkopimda dari empat kabupaten di Madura, kepala OPD, Pendamping PKH dari 4 Kabupaten, tokoh agama, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta undangan lainnya yang turut menghadiri.
Perwakilan dari Kementerian Sosial RI, Fajar Wahyu Hermawan, menyampaikan, bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter, nilai spiritual, dan kemandirian peserta didik.
“Dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, masyarakat, dan keluarga menjadi kunci keberhasilan program dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan.” ucapnya
Sementara, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, dalam sambutannya mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Selamat datang di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang. Ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui konsep boarding school,” katanya
Selain itu ia juga menegaskan, bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh keberhasilan program tersebut.
“Tidak boleh ada anak kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen penuh mendukung keberhasilan Sekolah Rakyat,” ungkapnya (die)
