CB, Lamongan — Suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan mewarnai Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Jajaran Koramil 0812/10 Babat bersama jajaran Muspika dan elemen masyarakat menggelar tradisi adat “Wiwit Tasyakuran Panen Raya” sebagai bentuk ungkapan syukur atas melimpahnya hasil bumi pada musim panen kali ini. Sabtu (29/08/2026)
Kegiatan spiritual dan budaya tersebut dipusatkan di Balai Desa Kebalanpelang dengan dihadiri oleh berbagai unsur jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat. Acara dibuka secara khidmat sebagai wujud komitmen bersama dalam merawat tradisi lokal sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga masyarakat.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Babat, Noman Krisna, S.STP., M.Si., Komandan Koramil (Danramil) Babat Kapten Czi Slamet, serta Kapolsek Babat yang diwakili oleh Aiptu Mujiono. Turut mendampingi pula Sekcam Babat Fakih, S.E., Pendamping Desa Muhlis, serta Kepala Desa Kebalanpelang Mustofa bersama seluruh perangkat desa.
Kehadiran unsur keagamaan dan kemasyarakatan semakin menambah kekhusyukan acara. Tokoh agama setempat, Kyai Tajri, memimpin jalannya doa bersama. Acara ini juga dihadiri oleh puluhan kelompok tani dan seluruh lapisan warga masyarakat petani se-Desa Kebalanpelang yang memadati area balai desa.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Camat Babat, Noman Krisna. Dalam arahannya, Camat menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras para petani dan pentingnya menjaga ketahanan pangan daerah melalui kerja sama yang solid antarinstansi.
Kepala Desa Kebalanpelang, Mustofa, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari pihak Koramil dan Polsek serta jajaran Muspika Babat. Ia berharap sinergitas ini dapat terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan dan hasil pertanian para warga di desanya.
Memasuki acara inti spiritual, seluruh undangan yang hadir bersama-sama mengumandangkan Istighotsah dan Pembacaan Mahalul Qiyam secara khusyuk. Kegiatan ini bertujuan memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran agar hasil panen yang didapat membawa kebaikan bagi seluruh warga desa.
Setelah pembacaan doa yang dipimpin oleh Kyai Tajri, suasana mencair dalam sesi ramah tamah. Para pejabat Muspika, babinsa, dan para petani duduk berdampingan menikmati santapan tradisional. Momen ini menjadi sarana dialog non-formal untuk mendengarkan langsung aspirasi serta kendala yang dihadapi oleh para petani di lapangan.
Tak berhenti pada acara seremonial di balai desa, Babinsa Desa Kebalanpelang, Serma Muchid Yudiamin, didampingi Danramil Babat Kapten Czi Slamet, langsung terjun ke lokasi persawahan. Dengan mengenakan seragam dinas, Babinsa tanpa ragu melangkah ke tengah lumpur sawah untuk membantu para petani memotong padi secara manual.
Aksi nyata pendampingan pertanian ini merupakan wujud komitmen Koramil Babat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa dan petani di area persawahan Desa Kebalanpelang ini sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan hari itu dengan aman, lancar, dan penuh keakraban di bawah semangat.(Lg)
