CB, JEMBER – Terkait dengan semaraknya ajang mesum dihotel wilayah jember sangat mencemarkan di masyarakat khususnya diwilayah kabupaten Jember sendiri, kini seorang Purnawirawan perwira TNI sebut saja SN kurang lebih 60 tahun warga wilayah jl Diponegoro Mlokorejo jember diduga ada main dengan seorang perempuan sebut saja MM alamat rejosari tembok jember keduanya cek in disalah satu hotel diwilayah jember.
Kronologis SN membawa mobil Avansa dengan Nopol P-1….. dengan wanita simpanan nya mengendarai sepeda motor honda scopy dengan nopol P-3….. mereka berdua sama sama membawa kendaraan, setelah itu tim ivestigasi melakukan pengejaran sampai ketemu alamat rumahnya lalu kemudian ke esok harinya barulah mulai untuk komfirmasi dan perempuan setengah baya atau MM ini telah mengakui kesalahanya telah bersama dengan suami orang termasuk Purnawirawan TNI didalam hotel,”pungkasnya,
selanjudnya tim investigasi melakukan komfirmasi kerumah laki lakinya tak lain adalah berenisial SN waktu itu tidak ada dirumahnya menurut putranya SN ini pergi keluar kearah puger lalu tim coba menghubungi melalui seluler untuk komfirmasi ternyata SN mengakui juga dengan perbuatan nya dan kesalahanya sehingga berani membawa istri orang lain tampa se ijin suami yang sah.
Bagaimana tanggapan tokoh masyarakat sendiri kususnya diwilayah Mlokorejo bila ketahuan seorang pansiunan tentara diduga ada main dengan istri orang lain, apakah ini bisa dibuat panutan generasi muda, bila yang sudah menjadi perwira dan sekarang purnawirawan kelakuanya bejat dan memalukan
Menurut salah satu sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya, untuk itu pihak terkait segera ditindak lanjuti kasusnya dan keduanya harus dikenakan sangsi sesuai dengan perbuatannya. “Untuk itu masyarakat harus tegas terutama tokoh masyarakat sendiri jika salah satu warganya yang melakukan perbuatan yang tidak pantas dinilai oleh kalangan masyarakat luas terutama kalangan purnawirawan sendiri,”jelasnya
SN mengakui kesalahannya dan meminta maaf diwaktu komfirmasi, menurut tanggapan elemen masyarakat sepertinya tidak cukup hanya sebatas kata maaf ini menyangkut istri orang, maka untuk itu menurut warga mlokorejo sendiri,” orang semacam ini harus ditindak tegas sesuai perbuatanya, agar dikemudian hari tidak terulang kembali dan jera”pungkasnya, (Nur/har)
