CB, SURABAYA – Kelompok 6 diketuai oleh Budiono dengan pembimbing dari PMI sebut Wawa tetap aktif menjaga talih silahturahmi, walaupun kelompok 6 sudah selesai mendapat penghargaan dari pemerintah, namun hal itu tidak mengurangi semangat dengan mengadakan pertemuan yang digelar dirumah Budiono pada Kamis 7 maret 2019, dengan diiringi music elekton terasa lengkap dalam pertemuan siang itu.(7/3/19).
“Kami mengharapkan jalinan talih silahturahmi tidak putus sampai penerimaan penghargaan saja, tetapi berharap bisa menjadi saudara selamanya,sebab kami bahagia bisa selalu dalam kebersamaan seperti pada siang ini,”ujar Budiono Ketua Kelompok 6 Donor Darah Surabaya.
Rasa kebersamaan dalam menjalin talih persaudaraan bisa datang dari mana saja dan dari berbagai cerita, salah satunya hal itu dilakukan oleh Kelompok 6 Donor Darah Surabaya 100 kali, yang beberapa waktu lalu berangkat ke Jakarta untuk mendapat penghargaan dari Presiden Republik Indonesia.
“Saya bahagia hari ini menginggat sekarang saya mempunyai keluarga baru kembali,mengingat usia saya yang sudah dimakan usia,saya berharap pertemuan semacam ini dilanjutkan rutin kepada angota lainya agar kita selalu bisa menjaga tali silahturahmi;”kata Agus Achmadi.
Alunan musik membuat beberapa anggota menyuarakan suaranya dengan merdunya,terlihat ada yang menyumbangkan suaranya seperti Heru,Riadi,Maret,dan tak ketinggaln Ketua Kelompok 6 Budiono.
“Melalui lagu kita bisa bersama sama berdendang dan berjoged menambah kebersamaan dan keguyuban pada semuanya ,”tutur Riadi didampingi Tri Joko serta Teguh.
Diakhir acara pertemuan DDS (Donor Darah Surabaya) Kelompok 6, dengan pembacaan doa oleh Hudawi, namun sebelum doa ada harapan agar acara semacam temu kangen ini ada kelanjutan.
“Kami berharap acara temu kangen ini bisa berjalan dari satu tempat rumah anggota ke anggota lainya untuk mempererat lagi tali persaudaraan kita, agar nantinya tak cukup sampai disini saja kebersamaan ini,”ujar Hudawi dan disambut baik semua anggota.(lg)
