CB, SURABAYA – Ada yang unik saat mengunjungi stand pameran di food junction yang dimulai dari tanggal 1 sampai tanggal 14 maret 2019, salah satunya adalah komunitas sepada onthel Senopati.
Para pecinta sepeda kuno ini dari beragam kalangan mulai akademisi sampai kalangan apapun, dengan jumlah anggota 80 orang dari berbagai kalangan ,mulai akademisi sampai kalangan apapun bersatu di komunitas sepeda kuno senopati.
“Komunitas Senopati sepeda kuno berdiri pada 20 mey 2001,selain bersepeda bisa membuat sehat jiwa raga,juga bisa juga mempererat tali persaudaraan ,”ujar tjud Muhamad Amirullah selaku ketua komunitas senopati.(7/3/19)
Berawal dari kumpul kumpul biasa ,maka terbentuklah komunitas senopati dan sudah beberapa piagam penghargaan sudah ditrima komunitas senopati,sementara untuk alamat Kantor seketariat dijalan mastrip gogor 3no8b.
“Tantanganya menjadikan komunitas ini adalah menjadikan dari beberapa kepentingan menjadi satu tetapi Alhamdulillah tidak ada kendala,”imbuh Amirullah nama sapaan ketua komunitas senopati.
Ada beberapa sepeda onthel kuno yang ditampilkan di pameran tersebut dengan berbagai merk seperti Sepeda kongres,bigres,simplex,Norton,Hercules,dan banyak macam lainya, Untuk onderdil tidak begitu sulit sebab dalam komunitas ini ada yang menjual spare part.
“Awalnya saya melihat beberapa sepeda kuno hanya buat ngangkut padi didesa akhirnya membuat saya bangkit untuk melestarikanya bersama sama teman teman , serta rasa ingin meng uri uri budaya sepeda kuno ,dari komunitas akhirnya kita tau sejarah sedikit banyak terkait perjuangan para pendahulu kita,” kata Drs Hariadi MPD, Mantan Kepala Sekolah sma kartika 43,selaku pengawas Senopati.
Dari beberapa anggota yang mengikuti komunitas sepda kuno senopati terdapat anggota yang cukup lama tergabung disenopati dan merasa sanggat senang dengan keberadaan komunitas senopati.
“saya tergabung sejak tahun2012,saya disini banyak mendaptakan teman ,saudara,sehat dan senang,dari senopati saya bisa tauh sejarah sepedah kuno,dan kami biasanya sering berkumpul melalui pameran bersama dan ditempat rumah anggota lainya, “ujar Budiono
Beberapa kegiatan pernah dilakukan oleh komunitas ini beronthel bareng menjelajah daerah dan juga pernah mengikuti napak tilas Panglima Besar Jendral Soedirman.
“Kami pernah melakukan napak tilas Panglima Soedirman, kami lewati dengan berbagai likunya jalanya, bahkan sampai memanggul sepeda kami karena medanya begitu sulit, tapi itulah kebanggan kami bisa menjalankan napak tilas dengan baik, harapan saya kepada masyarakat luas agar bisa mendukung kegiatan kami selain untuk kesehatan juga sebagi pelestarian budaya,serta kami berharap pada seluruh unsure pemerintah baik TNI/Polri bisa membantu kegiatan kami,”pungkas Amirullah.(lang)
