CB, Jember – Sering kita dengar istilah bahwa cinta itu buta hingga tidak mampu melihat mana yang baik dan mana yang tidak, dan tidak mampu membedakan mana yang halal dan mana yang haram.
Nampaknya hal itu terjadi pada Koyin seorang pria yang kesehariannya sebagai pedagang jeruk beralamat di dusun Sadengan Kecamatan Semboro Jember, sudah beristri dan dikaruniai dua orang anak, nampaknya gelap mata hingga berani membawa seorang wanita yang bernama Ita kesebuah hotel diwilayah Jember selatan. Ita ini merupakan tetangga Koyin dan diketahui suami Ita bekerja di pabrik semboro.
Beberapa waktu yang lalu keduanya kedapatan cek out dari salah satu hotel di wilayah Jember selatan dengan mengendarai mobil pik up hitam milik Koyin, dalam perjalanan keduanya mampir makan disebuah warung bakso didaerah Ponjen, dan tak lama kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Tanggul dan menurunkan Ita didepan Puskesmas Tanggul, Ita kemudian mengambil sepeda motornya yang sebelumnya diparkir di Puskesmas Tanggul dan keduanya bergegas pulang masing – masing.
Saat dikonfirmasi dirumahnya Ita enggan berbicara banyak dan menyampaikan bahwa permasalahnya ini sudah ditangani saudaranya yang menjadi polisi.
“Saya cuma sekali ini kok dan masalah ini biar pak kirno yang menyelesaikan” Ucapnya sengit.
Sementara itu Koyin yang kami konfirmasi dirumahnya terkesan kaget atas kedatangan awak media ini dan berusaha menutupi permasalahan ini.
“iya pak saya salah tapi saya mohon jangan diberitakan ya pak.” Ujarnya penuh harap
Hukum dan sanksi moral apa yang akan diterima saat lingkungan mengetahui perbuatan tercela kedua insan ini, dan bagaimana pula tanggapan warga sekitar lingkungan mereka tinggal (gus/Nur).
