Soal Covid – 19, Fakta Yang Berbicara

CB, SURABAYA – Ramainya Corona membuat dunia gonjang ganjing dibuatnya, namun ada fakta yang berbicara. Penuduhan juru bicara Kementeri Luar Negeri China, Geng Shuang, Virus Wuhan pembawa dari tentara Amerika waktu ikut PON di Wuhan. Nyatanya semakin jelas, sampai saat 15 April 2020 masyarakat Amerika terjangkit 639.422 orang, dan tentara Amerika terjangkit hingga ribuan orang termasuk 4 kapal  Induk tentara.

Sebab belakangan ini Amerika masih mengambing hitamkan kota Wuhan itu sarangnya Covit – 19. Tetapi Maha Kuasa yang Adil telah menunjukkan ke seluruh dunia, memberikan hukuman kepada Presiden Amerika Serikat dan Menteri luar negeri Amerika Serikat. Semua rahasia, seperti api dibungkus kertas akhirnya terbakar juga.

Amerika Serikar (AS) pernah di tahun 1970 perang Vietnam menggunakan birologi Virus rasa jeruk menyebarkan di Vietnam, sampai-sampai puluhan juta orang Vitnam meninggal, dan hingga saat ini masih ada puluhan ribu orang di Vietnam terjangkit Virus itu sampai cacat dan menderita badan hingga wajahnya berubah tidak karuan.

Akhirnya tentara AS sendiri juga terimbas sampai ribuan orang, itu sudah melanggar peraturan Jenewa tahun 1969 tentang tidak boleh pakai racun kimia.

Ini kali kejadian di Wuhan Tanggal, 3 Januari 2020, China sudah memberikan informasi kepada AS, tanggal, 7 Januari 2020, AS sudah melarang warganya untuk wisata ke China. Tanggal 25 Januari 2020, kantor Konsulat AS langsung tutup. Seluruh dunia, punya Negara punya kantor Konsulat di Wuhan tetap buka, hanya Konsulat AS tutup.

Tanggal, 2 Pebruari 2020, penduduk masyarakat China atau orang Asing pernah ke China tidak boleh masuk AS lagi. Maka dari itu, AS sudah mengetahui Virus Covid- 19 itu bahaya, pikirannya dia (AS) perhubungan udara dan laut diputuskan tanggal, 25 Januari 2020. Virus tidak bisa keluar dari China, tetapi dia tidak memikirkan dan intropeksi diri bahwa Tuhan maha ada.

Akhirnya perang Vietnam, AS tetap kalah sampai kocar-kacir. Maka dari itu, jangan pinter-pinter diri, ingat hukuman dari atas dan jangan mengambing hitamkan orang lain, akhirnya senjata makan tuan. (Guru Besar Alam Semesta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *