Seluruh PRAJURIT Harus Memiliki Jiwa KEPEMIMPINAN Dan KETELADANAN

CB – Tes psikologi atau yang sering juga disebut sebagai psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional seseorang.

Tujuan dari tes psikologi digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan semua yang mendukungnya. Termasuk prestasi, kemampuan, kepribadian, intelegensi bahkan fungsi neurologis. Dengan kata lain psikotes merupakan serangkaian kegiatan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari gambaran kognitif, kondisi emosi, kecenderungan-kecenderungan sikap serta faktor-faktor yang mempengaruhi kencenderungan tersebut.

Untuk itu Korem 132/Tadulako melaksanakan seleksi Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD TA. 2018 Sub Panda Palu, tes psikologi/psikotes ini merupakan seleksi wajib yang harus diikuti oleh setiap calon siswa Diktukpa dan Diktukba khususnya diwilayah Korem 132/Tadulako.

Kali ini kegiatan tes psikologi/psikotes dan ujian akademik dilaksanakan di Aula Makorem 132/Tadulako yang dipimpin langsung oleh Mayor Inf Wiji Susanto, S.Kom dari Dinas Psikologi Angkatan Darat (Dispsiad), (09/10/2017)

Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Muh. Saleh Mustofa mengharapkan kepada prajurit yang mengikuti seleksi mempunyai aspek psikologis dalam kepemimpinan (Leadership) yang lebih mengarah pada bagaimana seorang pemimpin mampu menjadi teladan bagi bawahannya nantinya, sehingga apa yang dia inginkan (dalam konteks organisasi) diikuti, segala yang diperintahkan dilakukan sebaik mungkin, dan apa-apa yang dia larang dipatuhi untuk dijauhi.

Danrem juga juga menambahkan bahwa “keteladanan seorang pemimpin terwujud karena ia memiliki kelebihan-kelebihan tertentu yang jarang (bahkan tidak) dimiliki oleh bawahannya. Kelebihan tersebut menduduki posisi dominan dalam kelompoknya. Diantara kelebihan yang dapat mengantarkan seorang pemimpin menjadi teladan bagi bawahannya adalah keunggulannya dalam hal integritas pribadi, penguasaan IPTEK, aspiratif, apresiasif, cepat mengambil keputusan dan melakukan tindakan, dan sejenisnya. Sehingga menjadi seorang pemimpin yang mumpuni dan berguna bagi satuan TNI AD yang solid”, tegas Danrem. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *