Begini Kisah Polisi Selamatkan Karyawan Pabrik Petasan yang Tewaskan 47 Orang

CB, Tangerang – Jum’at (27/10/2017), Telah terjadi ledakan di sebuah pabrik mercon atau petasan PT Panca Buan Cahyadi, Kompleks Pergudangan 99, Jalan Selembaran Jati, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang. Atas kejadian tersebut mengakibatkan sebanyak 47 karyawan meninggal dunia, sedangkan 46 karyawan mengalami luka-luka.
 
Proses penyelamat karyawan pabrik petasan dan kembang api di Tangerang tidak lepas dari bantuan cepat 100 BKO Brimob Polda Kalimantan Barat.
 
Sebanyak 200 personel Satuan Brigade Mobile Kepolisian Daerah Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Kepala Detasemen B Pelopor, AJun Komisaris Besar Polisi Raymond M Masengi diperintah untuk melakukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polda Metro Jaya. Ditempatkan menjadi dua lokasi, 100 personel ditempatkan di Kepolisian Sektor Benteng Tanggerang dan 100 personel lagi di Polsek Teluk Naga.
 
Ditempatkan di wilayah hukum Polsek Teluk Naga, dan menempati sebuah GOR di dekat pabrik mercon atau petasan PT Panca Buan Cahyadi, Kompleks Pergudangan 99, Jalan Selembaran Jati, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang.
 
AKBP Raymond mengisahkan, saat tengah mempersiapkan apel konsolidasi pasukan pada pukul 09.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara rentetan ledakan kencang seperti suara tembakan.
 
“Dan setelah kita lihat ternyata ada ledakan besar. Disitu kami baru tahu ada terjadi kebakaran. Persis dekat kita tinggal,” ungkapnya.
 
Seketika, seluruh personel langsung mendekat lokasi dan tanpa memikirkan keselamatannya tembok pabrik pun dijebol karena keadaan yang tidak memungkinkan.
 
“Dengan alasan kemunusiaan tanpa mengindahkan risiko yang ada, anggota berusaha menjebol tembok. Karena posisinya sudah cukup sulit. Saat itu juga asap sudah sangat banyak dan di setiap tempat sudah muncul api,” katanya.
 
Bersama dengan masyarakat menjadikan tembok yang diruntuhkan sebagai jalan keluar korban untuk dapat menyelamatkan diri. Ketika api kian membesar, semakin sulit bagi personil Brimob dan warga untuk bertahan mendekat di sisi tembok pabrik tersebut.
 
Sejauh ini diketahui terdapat sebanyak 47 karyawan meninggal dunia akibat kebakaran pabrik petasan dan kembang api di Tangerang.
 
“Ada 39 yang meninggal dunia sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Kemudian kita temukan lagi disini ada 8 yang masih dalam kantong, yang sedang kita evakuasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono.
 
Kombes Pol. Argo mengatakan, 103 orang disebut bekerja di pabrik kembang api milik PT Panca Buana Cahaya Sukses yang meledak, Kamis (26/10/2017) pukul 09.00 WIB.
 
Korban luka bakar dan terluka ada 46 karyawan dirawat di tiga RS di Tangerang, yakni RSUD Tangerang, RS Mitra Husada dan RSIA BUN. Di RS Polri Kramat Jati, Polri mendirikan posko orang hilang.
 
“Jadi ada 47 korban meninggal dunia,” tambah Argo. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *