CB, BANYUWANGI – Meski belum maxsimal, namun belum seumur jagung, Kt Akbar H A bertugas di lembaga pemasyarakatan banyuwangi bersama anggotanya telah banyak berinovasi dengan cara melakukan pendekatan secara moral dan masuk ke kamar-kamar tahanan ngobrol antar hati sekigus melakukan pemberdayaan terhadap warga binaan untuk mendongkrak hoby, bakat dan potensi yang dimilikinya.
Sehingga tidak menutup kemungkinan dari keahlian yang dimiliki oleh wsrga binaan tersebut maka dilakukan berbagai macam pembinaan dan diarahkan serta difasilitasi sekaligus dilakukan pendataan yang mana nantinya terus dijadikan kelompok-kelompok kreatif sesuai dengan bakat dan keahlian masing-masing.
Oleh karena itu terbentuk kelompok-kelompok kreatif. Diantaranya, kelompok seni lukis, musik, mebel, layang-layang, kerajinan dan masih banyak yg lainnya. Yang mana secara keseluruhan kelompok-kelompok tim kreatif tersebut diketuai oleh Surya Dalianto Brahmana dan kelompok tim kreatif kerajinanlah yang paling banyak anggotanya, baik warga binaan laki-laki maupun perempuan membaur jadi satu untuk berkreasi.
Adanya kegiatan tersebut banyak warga binaan dari berbagai kelompok tim kreatif mengatakan hal yg senada ” Yang pasti kami senang pak ( pers). Kami bisa berkenalan dengan banyak teman, bercerita, bersenda gurau sambil berkreasi. Tapi kalau di kamar kami hanya bisa ngobrol dengan teman satu kamar, kadang cuma bengong dan melamun “. Katanya.
Sementara ketua tim kreatif, Surya Dalianto Brahmana yang akrap dipanggil Bram mengatakan ” Tim kreatif ini dibentuk sekitar sebulan setengah yang lalu sejak pak kt akbar jadi kepala lapas disini dan langsung dibentuk kelompok-kelompok kreatif dan mereka langsung melakukan kreatifitas sesuai dengan bakat dan keahliannya. Seperti membuat layang-layang, lukisan, kerajinan, musik dan masih banyak kelompok kreatif lain di ruang belakang termasuk pengajian ” Kata Bram sambil menunjukkan ke tempat kelompok kreatif.
Bram menambahkan ” Kusus kelompok musik sudah menciptakan 8 lagu, diantaranya berjudul, Micdon, damar sewu, hang sun karepno, sun terimo, susi dan pencipta lagu tersebut kang mamang termasuk aransementnya. Dan dengan lagu tersebut, secara tidak langsung telah menghibur para warga binaan yang lagi melakukan kreatifitas “. Jelasnya.
Sementara Kt Akbar H A kepala Lapas Banyuwangi menerangkan ” Setelah saya dilantik dan aktip bertugas di lapas banyuwangi, saya bersama anggota langsung sidak masalah narkoba dan HP sekaligus tes urine mulai dari anggota terus ke wsrga binaan. Kemudian melakukan pendataan terhadap warga binaan agar mereka punya kreatifitas sesuai dengan bakat dan keahliannya. Dan hasilnya seperti yang kita lihat ini “. Kata Akbar sambil menunjuk warga binaan yang lagi melakukan kreatifitas.
Lebih lanjut ” Yang penting semua warga binaan jangan sampai membawa HP dan bermain narkoba. Pokoknya semua harus punya kreatifitas. Jangan hanya slogan tulisan yang dipasang tapi tidak dilakukan. Bahkan anggota saya itu jangan hanya duduk di ruangan. Anggota saya suruh mendatangi mereka, ajak ngobrol kasih wawasan dan pembinaan, tapi juga harus mengawasi mereka dengan teliti. Saya saja dalam efektip jam kerja ada di ruangan sekitar.20 persen. Selebihnya saya gunakan ngobrol dengan warga binaan. Karena mereka itu sama dengan kita bedanya hanya mereka itu terpeleset “. Tegasnya.
Terkait hasil karya warga binaan, Kt Akbar menerangkan bahwa selama ini yang banyak terjual adalah layang-layang. Dalam kurun waktu seminggu itu lebih dari 1000 ( seribu) layang-layang yang terjual. Karena banyak diborong oleh pengunjung. Kemudian tempatnya Tysu, karena kedua barang tersebut harganya sangat murah dan terjangkau. ( Imm)
